Aneh, Usai Dicopot Satpol PP Kembali Pasang Spanduk yang Dinilai Ilegal

0
96

     BNews–MUNTILAN– Alat negara di Kabupaten Magelang kembali bersikap tidak tegas. Bagaimana tidak, Satpol PP Kabupaten Magelang kembali memasang spanduk yang dinilai tidak Berijin usai mendapatkan protes.
     Tindakan kurang tegas itu bermula pada Kamis (23/3) lalu. Saat itu, Satpoll PP mencopoti sejumlah spanduk yang terpasang di kawasan Pasar Muntilan.
     Kepada wartawan Kepala Satpol PP Imam Basori mengatakan Pencopotan spanduk dilakukan karena spanduk tersebut tidak mengantongi ijin dan dipasang di tempat yang tidak semestinya.
     Spanduk spanduk yang terpasang itu kebanyakan menyoroti soal Pembangunan Pasar Muntilan. Dalam spanduk pemasang mengajak masyarakat untuk mengawasi pembangunan pasar dan meminta masyarakat sekitar dilibatkan dalam pembangunan pasar.
     Puncaknya, protes Pencopotan spanduk diungkapkan oleh sejumlah massa yang siang tadi menggelar aksi unjuk rasa. Dipimpin Anang Imamudin massa menilai Pencopotan spanduk dianggap tebang pilih. Karwna banyak spanduk yang tidak diturunkan meski sama sama tidak Berijin.
    Massa kemudian melakukan aksi sweping spanduk dan toko toko modern yang tidak berijin. Massa juga mendatangi toko modern yang diduga ilegal di kawasan Wonolelo Muntilan.
     “Jika ingin konsisten menegakkan hukum jangan tebang pilih. Kita akan memberi contoh penegakan peraturan dengan menertibkan semua yang ilegal,” kata Anang.
     Pasca-aksi tersebut Satpol PP tiba tiba kembali memasang spanduk di sejumlah titik di kawasan Muntilan. Aneh. (bsn/bn1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here