Angin Kencang Timpa Rumah Warga di Magelang

WARNING: Salah satu rumah tertimpapohon akibat hujan dan angin kencang di wiayah Tingal Wetan Wanurejo Borobudur (9/1)--(Foto--Istimewa)

BNews—MUNGKID—Hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Kabupaten Magelang kemarin siang (9/1). Akibatnya banyak pohon tumbang menimpa rumah warga di 3 Kecamatan.

 

Kepala BPBD Kabupaten Magelang, Edy Susanto membenarkan kejadian tersebut terjadi di beberapa wilayah yakni Kecamatan Muntilan, Mungkid dan Borobudur. “Kejadian hampir berbarengan sekitar pukul 14.00 wib, akibatnya total 23 Rumah rusak karena tertimpa pohon yang tumbang di sekitarnya, serta menutup akses jalan desa,” katanya pagi ini (10/1).

 

Dipaparkan untuk kronologinya bermula saat hujan terjadi dengan intensitas lebat disertai angin sejak pukul 12.00 wib. “Akibatnya beberapa pohon tumbang dan menimpa rumah warga serta menutup akses jalan,” imbuhnya.

 

Untuk wilayah Kecamatan Muntilan sendiri kejadian tersebut menimpa di Dusun Demangan Desa Congkrang, Dusun Kepanjen Desa Menayu, Dusun Drojokan Desa Adikarto, Dusun Japuan Desa Tanjung, dan Dusun Temanem Desa Adikarto. “Di Kecamatan Muntilan sebanyak 7 rumah mengalami rusak ringan dan sempat menutup akses di wilayah Japuan,” jelasnya.

 

Di wilayah Kecamatan Mungkid terjadi di Dusun Dusun Bojong I, Desa Mendut, Dusun Gentan, Desa Mendut, dan Dusun Nglaseman, Desa Ngrajek. “Sebanyak 5 rumah warga mengalami rusak ringan akibat kejadian tersbut di tiga dusun di wilayah Kecamatan Mungkid,” ungkapnya.

 

Sementara wilayah terparah dan paling banyak korban yakni di Kecamatan Borobudur, dimana 11 rumah mengalami rusak ringan di dua dusun. “Di wilayah Kecamatan Borobudur terbanyak di Dusun Tingal Wetan Desa Wanurejo terdapat 10 rumah warga dan di Dusun Tingal Kulon Desa Wanurejo terdapat satu rumah mengalamii rusak ringan,” papar Edy.

 

“Tim BPBD Kabupaten Magelang dibantu beberapa komunitas relawan dan masyarakat sudah melakukan kaji cepat dan penanganan dengan melakukan pembersihan, rencana pagi ini warga akan melakukan kerja bakti kembali,” pungkasnya. (bsn)