Badan Otorita Borobudur Diluncurkan, Ini yang Segera Dilakukan

0
758
RESMI : MENTERI PARIWISATA ARIEF YAHYA SAAT MELUNCURKAN BOP DI LAPANGAN LUMBINI KOMPLEK BOROBUDUR, SEMALAM (FOTO : KEMENPAR )
RESMI : MENTERI PARIWISATA ARIEF YAHYA SAAT MELUNCURKAN BOP DI LAPANGAN LUMBINI KOMPLEK BOROBUDUR, SEMALAM (FOTO : KEMENPAR )

BNews–BOROBUDUR– Badan Otorita Pariwisata (BOP) Borobudurakhirnya diluncurkan pasca diresmikan Juli tahun lalu. Peluncuran dilakukan langsung Menteri Pariwisata Arief Yahya di Taman Lumbini Kompleks Candi Borobudur, Jumat malam (9/2). Dengan mulai beroperasinya otorita ini, diharapkan target menggerakkan ekonomi nasional sekaligus nilai tambah bagi pembangunan daerah segera dirasakan.

 

Dikatakan Menpar Arief, BOP optimis membawa Candi Borobudur dikunjungi 2 juta wisatawan mancanegara pada 2019. Sekarang ini kunjungan wisman ke candi itu tercatat tidak sampai menembus 1 juta. Salah satu faktor yakni tidak ditunjangnya akses infrastruktur yang kuat.

 

”Kelemahan paling mendasar adalah bandara yang overloaded. Kapasitas hanya 1,5 juta dan sekarang sudah 6 juta,” jelas Menpar Arief Yahya di depan awak wartawan.

 

Pria asal Banyuwangi ini memaparkan, Candi Borobudur merupakan ikon atraksi kelas dunia yang mewakili Jawa Tengah dan DI Jogjakarta. Akses berupa pembangunan bandara New International Jogjakarta Airport di Kulon Progo juga akan meningkatkan target kunjungan wisman. Infrastruktur dasar beserta program-programnya diharapkan rampung tahun 2019.

 

”Ketika Atraksi, Akses dan Amenitas sudah kelas dunia maka kita yakin investor akan datang sendiri,” paparnya.

KOORDINASI : MENPAR ARIEF YAHYA BERDIALOG DENGAN KETUA DPRD SARYAN ADI YANTO USAI PELUNCURAN BOP DI TAMAN LUMBINI, SEMALAM. (FOTO : BOROBUDURNEWS)
KOORDINASI : MENPAR ARIEF YAHYA BERDIALOG DENGAN KETUA DPRD SARYAN ADI YANTO USAI PELUNCURAN BOP DI TAMAN LUMBINI, SEMALAM. (FOTO : BOROBUDURNEWS)

Menpan Arief mejamin, tidak akan terjadi tumpang tindih antara BOP Borobudurdengan pemerintah daerah setempat. Jelas dia, yang otoritatif hanya lahan seluas 309 hektar di Purworejo yang masuk dalam kawasan BOP tersebut. Di luar kawasan pengembangan yang mendukug objek wiata Candi Borobudur, kembali ke pemerintahan biasa.

 

”Jadi Badan Otorita itu hanya otoritatif di zona otoritatif. Sedang Purworejo jauh dari Magelang,” tegas mantan CEO PT Telekomunikasi Indonesia itu.

 

Bahkan, dengan pembentukan BOP atau Kawasan Ekonomi Khusus akan mengurangi izin birokrasi yang berbelit dan mengikat-ikat. Utamanya dalam hal perizinan. Meskipun, Menpar menilai Indonesia cukup bagus menempati peringkat 72 dari seluruh negara dalam hal kemudahan bisnis.

 

”Dalam BOP atau KAK di situ ada one stop service. Jadi nanti investor tidak lagi di ’pingpong’ satu dinas ke dinas lain,”imbuhnya. (hnf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here