Banjir Putus Akses Antar Desa di Salaman

BENCANA : Debit air meluap hingga jembatan alternatif penghubung Desa Menoreh dan Desa Kalirejo Salaman (8/11)--(Foto--Istimewa)

BNews–MUNGKID– Hujan deras yang terjadi kemarin sore di sebagian besar wilayah Magelang berdampak buruk (8/11). Pasalnya ada titik dimana air sungai meluap hingga atas jembatan dan tanah longsor.

Hujan deras sejak pukul 13.00 wib akibatkan jembatan alternatif penghubung antara Desa Menoreh ke Desa Kalirejo, Desa Paripurno, dan Desa Ngargoretno Kecamatan Salaman terendam air sungai yang meluap.

” Kejadian ini terjadi sekitar pukul 15.35 wib dimana debit aliran sungai menjadi sangat besar sehingga membahayakan bagi para pengguna jalur alternatif yang melewatinya,” ungkap Kepala BPBD Kabupaten Magelang, Edi Susanto.

“Untuk sementara kita pantau kondisi jembatan tersebut, bila jalur alternatif tersebut ditutup karena dinilai masih bahaya atau tidak layak untuk dilewati maka masyarakat harus memutar lumayan jauh melewati Kalipucung Desa Kalirejo atau melewati wilayah Borobudur,” imbuhnya.

Sementara di Kecamatan Kajoran lereng Merbabu, akibat hujan deras tersebut mengakibatkan tanah longsor. “Kejadian tersebut terjadi di Dusun Mersen Desa Bumiayu dimana tebing setinggi 2 meter dengan lebar 4 meter longsor sekitar pukul 15.00 wib,” paparnya.

Tanah longsor tersebut juga mengenai dinding rumah warga milik Tohir, 45 yang dihuni oleh 4 jiwa. “Namun warga bersama relawan sudah langsung melakukan pembersihan material longsor,” ungkap Edy.

“Saya tetap berikan himbauan kepada seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan mencegah air masuk kelobang retakan tanah dengan cara menutup retakan atau mengalihkan aliran, karena sangat riskan menjadi pemicu longsor,” pungkasnya. (bsn)