Banyak yang Ingin Adopsi, Bayi yang Dibuang dari Lantai III Dirawat Keluarga Pelaku

0
377
BAYI : Tampak Kapolresta Magelang AKBP Kristanto Yoga Darmawan saat menggendong Bayi perempuan malang tersebut di RS Harapan (4/10)--(Foto-- @kristanto1168)
BAYI : Tampak Kapolresta Magelang AKBP Kristanto Yoga Darmawan saat menggendong Bayi perempuan malang tersebut di RS Harapan (4/10)--(Foto-- @kristanto1168)

BNews—KOTA MAGELANG—Banyak masyarakat ingin mengadopsi bayi yang dibuang dari lantai 3 Matahari Mall pada 2 Oktober 2018 lalu. Sayangnya keinginan tersebut harus pupus, dikala pihak keluarga pelaku ingin merawatnya sendiri.

 

Hal ini disampaikan oleh Paman dari Ibu bayi tersebut, Imam yang di wawancari awak media saat menjenguk di RS Harapan Kota Magelang hari ini (4/10). “Saya mengerti rasa empati masyarakat terhadap kasus ini dan merasa sakit hati atas perbuatan ponakan saya, namun mereka tetap keluarga kami dan kami siap merawatnya,” katanya.

 

Bayi yang kini sudah diberi nama Tarziatul Maulida oleh keluarganya ini memang menjadi sorotan banyak pihak karena merasa iba dan kasihan. “Untuk informasi atau statement yang banyak beredar di social media terkait inginnya mengadopsi bayi ini saya sampaikan cukup sampai disini saja, karena kami pihak keluarga akan tetap merawatnya sendiri,” imbuhnya.

 

Pihak keluarga juga mengaku kekecewaanya terhadap perbuatan NAN ini. “Jika masyarakat merasa sakit, apa lagi kami di pihak keluarga juga tentunya lebih sakit. Meskipun demikian dia dan anaknya merupakan keluarga kami yang harus kami terima dengan lapang dada,” tegasnya.

 

Keluarga juga mengakui bahwa NAN telah dua kali melahirkan, namun yang pertama dulu anaknya meninggal dunia. “Untuk proses hokum kami sepenuhnya menyerahkan kepada pihak kepolisian,” tandasnya.

 

Sementara Kapolresta Magelang, AKP Kristanto menyampaikan memang banyak masyarakat yang menghubungi pihaknya bertanya terkait keinginannya mengadopsi bayi tersebut. “Proses adopsi sendiri sebanya bisa jika pihak keluarganya tidak mau merawatnya, namun jika pihak keluarga mau merawatnya berarti tidak harus ada proses adopsi oleh pihak lain,”pungkasnya. (bsn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here