Baru Saja Dipadamkan, Lereng Sumbing Kembali Terbakar

0
180
KEBAKARAN : Proses pemadaman lahan yang terbakar siang tadi (9/10)--(Foto--Sejati 99)
KEBAKARAN : Proses pemadaman lahan yang terbakar siang tadi (9/10)--(Foto--Sejati 99)

BNews—WINDUSARI—Kebakaran lahan kembali terjadi di lereng gunung sumbing tengah hari tadi (9/10). Tepatnnya di Petak 2 B perbatasan Desa Dampit Kecamatan Windusari dan Desa Mangli Kecamatan Kaliangkrik, tepat persis diatas Desa Ngempak Kecamatan Windusari Kabupaten Magelang.

 

Kepala BPBD Kabupaten Magelang, Edy Susanto membanrkan kejadian tersebut saat dihubungi Borobudur News siang tadi.”Kebakaran terjadi sekitar pukul 11.00 wib saat cuaca terik matahari menyengat,” katanya.

 

Kebakaran yang diduga dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab ini berada di sebuah lereng yang cukup terjal di lereng gunung Sumbing. “Hampir lahan seluas 2 hektar habis terbakar di lereng sumbing tadi siang, dan petugas sulit untuk melakukan pemadaman,” imbuhnya.

 

Untuk proses pemadaman tadi dilakukan secara manual yang melibatkan dari personil Polsek Windusari, Perhutani, OPRB Mangli, FPRB Lembing dan masyarakat sekitar.

 

“Harus memakan waktu cukup lama karena melihat medan yang sulit dan alat pemadam manual, hinggal pukul 16.00 wib api baru mampu dipadamkan,” jelasnya.

 

Edi juga menyampaikan Sanksi pidana bagi pelaku pembakaran menurut Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan. Pasal 78 ayat (3).”Dimana di pasal itu menyebut, pelaku pembakaran hutan dikenakan sanksi kurungan 15 tahun dan denda maksimal Rp 5 miliar, dan pada Pasal 78 ayat (4) menyebut, pelaku pembakaran hutan dikenakan sanksi kurungan 5 tahun dam denda maksimal sebesar Rp 1,5 miliar,” pungkasnya. (bsn)

KLIK : VIDEO KEBAKARAN HUTAN SUMBING 9 Oktober 2018

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here