Begini Super Ketatnya Pelimpahan Pembunuh SMA TN ke Jaksa

0
115

BNews–MUNGKID-– Proses pelimpahan tahap kedua penyidik kepolisian atas tersangka AMR, 16, pelaku pembunuhan terhadap Kresna Wahyu Nurohmad, 15, siswa SMA Taruna Nusantara dilakukan pagi ini (12/4). Proses pelimpahan untuk menuju persidangan itu dilakukan super ketat.
    Pantuan borobudurnews.com, polisi menerjukan satu pleton dalmas bersenjata lengkap untuk menjaga proses pelimpahan berkas tahap kedua ini. Mereka menjaga ketat seluruh pintu Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Magelang.
    Tidak seperti kasus biasanya, atau kasus tersangka anak lainnya. Proses pelimpahan berkas ini seperti sangat istimewa.
    Bahkan, masyarakat yang ada urusan di Kejari Kabupaten Magelang tidak boleh masuk. Seluruh ruangan dinyatakan bersih dari orang luar kecuali penyidik polisi, kejaksaan, anggota keluarga tersangka dan penasehat hukum.

ISTIMEWA : Pengawalan begitu ketat dilakukan saat pelimpahan berkas pembunuhan SMA TN, pagi tadi.

     Dalam pelimpahan tahap kedua ini, polisi menyertakan 26 barang bukti termasuk tersangka ke jaksa. Penyerahan dipimpin langsung Kapolres Magelang AKBP Hindarsono dan diterima langsung Kepala Kejari Eko Hening Wardono di kantor Kejari Kota Mungkid Magelang.
    Kedatangan tersangka yang berada di mobil Inova hitam melaju dengan cepat masuk lewat samping kantor Kejari dengan pengawalan 3 mobil plat hitam semua sampai pukul 11.30 wib. “Karena tersangka masih dibawah umur, sesuai undang undang tidak boleh secara terbuka,” ungkap Eko Hening Wardono dalam conferensi pers di depan awak media.
    Penyerahan anak dan barang bukti sudah dilakukan secara singkat selama 30 menit di saksikan staf jajaran polres magelang dan kejaksaan. “Sekarang kejaksaan tinggal merapikan reeaksionalnya berkas dan akan segera di limpahkan ke kajaksaan negeri mungkid dalam waktu 5 hari kedepan,” ungkap Eko.
    “Dan saat ini anak tersebut dititipkan di lapas anak Magelang menunggu pelimpahan berkas sidang,dan sidang tetap akan dilaksanakan dalam bulan ini dengan menyedian jaksa penuntut umunya 7 orang,” imbuhnya.
    Kapolres Hindarsono menerangkan kalau barang bukti yang di serahkan 26 item termasuk alat yang dipergunakan,pakaian,tas ,kaca mata dan lainnya dan kami ucapkan terima kasih kepada tim dari Polres Magelang dan Polda Jateng yang telah mengungkap kasus ini. “Kondisi anak tadi sehat dan lancar dalam menjawab pertanyaan dari jaksa dan menandatangani 5 berkas Berita Acara yang di buat sekaligus pihak keluarga korban setuju dengan jaksa yang disediakan pihak kepolisian,” katanya.
    “Tanggung jawab polres sudah selesai dalam penanganan kasus ini,nantiya tinggal koordinasi dalam pengamanan sidang besok,” tambahnya. (Bsn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here