Bintek Pakan Ternak Temukan Inovasi Baru

0
174

BNews-SAWANGAN- Untuk meningkatkan kualitas sapi potong betina (sipona) di area Magelang diadakan Bimbingan Teknis (Bintek) pembuatan pakan fermentasi jerami indigofera. Bintek yang diadakan oleh Dinas Peternakan dan Perikan (Peterikan) Kabupaten Magelang bukan hanya bermaksud untuk meningkatkan kualitas sapi potong namun juga untuk memberikan pengetahuan kepada peternak sapi ini dalam segi lebih menghemat biaya operasional, pakan lebih tahan lama, tidak ada pakan yang terbuang dan ramah lingkungan.
  
Bupati Magelang Zaeanl Arifin yang datang saat pembukaan acara bintek pembuatan pakan ternak ini di Kelompok Tani Tunas Harapan Dusun Podo, Desa Podosoko Kecamatan Sawangan memberikan aprisiasi kepada Ahmad Daroji yang memiliki ide cemerlang seperti ini dan menggagasnya untuk di implemetasikan (13/7). “ Dengan tingginya harga pakan ternak akhir akhir ini tentunya membuat biaya operasional petani membengkak, oleh karena itu inisiatif yang subtantif ini diharapkan mampu menjadi terobosan bagi para peternak sapi untuk menekan biaya produktif,” katanya
.
  
Sebanyak 50 perwakilan kelompok tani dari Kecamatan Sawangan ikut serta dalam bintek yang di seleanggarakan sehari saja. “ Kegiatan ini tentunya akan memeberikan edukasi kepada para kelompok tani yang mampu memanfaatkan tanaman indigofera untuk mengantisipasi kenaikan harga pakan ternak, karena tanaman ini tingkat protein ytang cukup tinggi untuk pakan ternak bias mencapai 24 % ,” imbuhya.
  
            “Banyak keuntungan yang akan didapatkan. Selain menghemat biaya operasional, tapi juga ramah lingkungan dan lebih tahan lama, tentunya kedepannya akan mensehjaterakan masyarakat pada umumnya,” terang Kepala Dinas Peterikan, Ir Sri Hartini.
Latar belakang pembuatan pakan fregmentasi ini menggunakan tanaman indigofera Ahmad Dahrojo menjelaskan karena selama ini melihat banyak sisa pakan ternak yang kurang dimnanfaatkan.” Oleh sebab itu saya berinisiatif membuat fregmentasi ini dengan ditambah beberapa bahan, selain tanaman indigofera ini kita juga mengantinya dengan ketela, jerami yang di campur dengan MA11 (pro biotic), bekatul dan tetes tebu,” pungkasnya. (BSN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here