Cap Telapak Tangan Warna Warni Tandai Pemilu Damai di Kabupaten Magelang

0
54
PEMILU : Lima komisioner Bawaslu Kabupaten Magelang selepas membubuhkan cap telapak tangan sebagai simbol Deklarasi Pemilu Damai di Kabupaten Magelang (1/10)--(Foto-Istimewa)
PEMILU : Lima komisioner Bawaslu Kabupaten Magelang selepas membubuhkan cap telapak tangan sebagai simbol Deklarasi Pemilu Damai di Kabupaten Magelang (1/10)--(Foto-Istimewa)

BNews–BOROBUDUR– Bawaslu Kabupaten Magelang gelar Deklarasi Pemilu Damai hari ini (1/10). Berlokasi di Pondok Tingal Borobudur Kabupaten Magelang dihadiri perwakilan seluruh partai politik dan Caleg peserta Pemilu 2019, KPU Kabupaten Magelang, Jajaran Forkompinda, Ormas Islam, Ormas Kepemudaan, Tokoh Agama,Tokoh Masyarakat, dan Panwaslu am Se-Kabupaten Magelang.

Deklarasi dengan mengangkat tema “Jika kampanye menanam kebanjikan maka pemilu akan memanen harapan”, serta dengan semangat hari kesaktian Pancasila kita sukseskan pemilu 2019 , mari wujudkan pemilu berkeadilan, bermartabat, berintegritas dan riang gembira.

“Masa kampanye sudah mulai sejak tanggal 23 Sepetember 2018 dan akan berakhir 13 April 2019, serta akan diikuti 465 Caleg DPRD tingkat Kabupatan Magelang,” ungkap Ketua Bawaslu Kabupaten Magelang M.Habib Shaleh.

Di Kabupaten Magelang sendiri akan ada sebanyak 695 caleg mulai dari Caleg tingkap Kabupaten, Provinsi dan RI yang akan melakukan kampanye.”Oleh sebab itu kami himbau kepada seluruh jajaran Partai Politik, Timses, Tim Kampanye dan simpatisan untuk mengikuti selalu undang undang dasar no 7 tahun 2017 tentang Pemilu, PKPU dan Perbawaslu yang berlaku,” paparnya.

Habib juga menambahkan, Lakukan kampanye dengan sopan, Inovatif, edukatif, damai dan hindari praktek black campaign, penyebaran berita hoax, money politik dan penggunaan isu sara. “Jadikan momentum deklarasi yang bertepatan dengan hari kesaktian Pancasila sebagai modal dasar, karena Pancasila bisa menjadi peran strategis mengatur politik dengan nilai nilai Pancasilanya. Wujudkan pemilu yang luber dan berkeadilan,” tambahnya.

Perlu diketahui bahwa kegiatan ini merupakan program Bawaslu RI. “kegiatan ini dilakukan serentak 35 kab kota Se Jateng. Dan Bawaslu Provinsi Jateng akan Deklarasi air nanti,” tandasnya.
Hadir juga memberikan arahannya Kapolres Magelang, AKBP Hari Purnomo yang memberikan pesan jangan sampai tawa ceria anak anak terganggu dengan adanya pesta demokrasi tersebut. “Saya ingatkan semua peserta pemilu jangan menciderai proses pemilu yang demokrasi, karena yang terkena dampak bukan hanya orang dewasa saja namun anak anak ,” katanya.

“Saya juga berpesan kepada seluruh Penyelenggara pemilu, mulai dari KPU Kabupaten Magelang dan jajarannya serta Bawaslu Kabupaten Magelang beserta jajaran yang harus netral. Netralitas kalian luntur hanya saat dalam bilik suara saja, selepas itu netral dan menjalan tugas sesuai Undang-Undang,” tegasnya.

Sementara hadir mewakili Bupati Magelang Zaenal Arifin,SiP yakni Sekda Endra Endah Wacana yang memberikan sambutan Bupati yakni mengapresiasi kegiatan deklarasi pemilu damai ini. “Harapannya melalui kegiatan bersama ini menciptakan pemilu yang damai dan kondusif di Kabupaten Magelang dengan mentaati semua peraturan yang berlaku,” katanya.

Kegiatan yang diselingi dengan tarian tarian Jawa dari sanggar Dua Atap serta wayang demokrasi menghibur dan memberikan pesan pemilu damai. Dilanjutkan pembacaan Deklarasi Pemilu Damai, Pemukulan Kentongan, Penanda tanganan kesepakatan bersama dan pembunuhan cap telapak tangan di benner deklarasi. (bsn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here