Curhat Ibu Kandung Alvi, Pendaki Candimulyo yang Hilang di Lawu

0
670
PENDAKI: Tampak Marwati Ibunda Alvi Kurniwan , menceritakan anaknya sebelum dikabarkan hilang di Gunung Lawu (4/1)--(Foto--Istimewa)
PENDAKI: Tampak Marwati Ibunda Alvi Kurniwan , menceritakan anaknya sebelum dikabarkan hilang di Gunung Lawu (4/1)--(Foto--Istimewa)

BNews—CANDIMULYO—Alvi Kurniawan, 20 seorang pendaki yang asal Desa Mejing Kecamatan Candimulyo Kabupaten Magelang yang hilang di Gunung Lawu masih belum ada kabar. Ibundanya Alvi yakni Marwati, 42 tampak cemas saat di wawancara awak media kemarin di rumahnya (4/1).

 

Wanita yang sehari hari berprofesi sebagai pedagang di Pasar Tegalrejo ini menanti anaknya pulang dengan selamat. “Saya hanya mampu terus berdoa yang terbaik agar anak saya segera diketemukan dengan selamat dan pulang berkumpul dengan keluarganya dirumah,” katanya kepada awak media.

 

Dirinya juga sempat menceritakan bahwa Alvi sebelumnya pamit hendak mendaki gunung pada hari Minggu, 30 Desember 2018. “Dia tidak bilang kalau mau mendaki gunung lawu, hanya tampak dia tergesa gesa dalam mengemas bekalnya sebelum pamit mencium tangan saya,” imbuhnya.

 

Sebelum berangkat Alvi diceritakan juga baru pulang membantu ibunya berjualan di pasar. Sempat ibunya menyuruh dirinya beristirahat dahulu namun Alvi tergesa gesa dengan alasan keburu malam untuk mendaki.

 

Diketahui Alvi berangkat dengan enam orang temannya ke gunung Lawu di Karanganyar Jawa Tengah menggunakan sepeda motor. Sementara Alvi berboncengan dengan salah satu rekannya.

 

“Sempat Alvi mengirim pesan singkat kepada saudaranya bahwa ban sepeda motornya sempat bocor di wilayah Boyolali dan sedang mencari tambal ban. Itu komunikasi terakhir kami dengan alvi sebelum mendapat kabar dirinya hilang di Gunung Lawu,” paparnya.

 

“Kami mengetahui Alvi hilang pada Rabu 2 Januari 2019 menjelang tengah malam saat salah satu Tim SAR Gunung Lawu menelpon kami memberi kabar bahwa Alvi hilang dan sedang dilakukan pencarian,” jelasnya.

 

Mengetahui hal tersebut ayah Alvi, Mulyadi (53) bersama adik Alvi, Nanang Pangestu (18), berangkat ke Karanganyar, Kamis (3/1/2019). Keduanya ditemani sejumlah relawan di Desa Mejing dan Kepala Desa Mejing, menuju basecamp Cemoro Sewu atau Candi Cetho, Karanganyar.

 

“Bapak dan adiknya sudah ke sana, biar dapat informasi jelas. Tapi sampai sekarang juga belum ada kabar lagi. Katanya di sana memang cuaca buruk dan sulit sinyal,” pungkasnya.(bsn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here