Ditolak Adat, Pernikahan Gaib Sri Barono Batal

0
81

BNews–DUKUN– Ritual pernikahan Gaib antara Sri Barono atau Linda murid Mbah Gini asal Kecamatan Dukun Kabupaten Magelang dan Panglima Burung Katingan, Kalimantan Tengah batal. Hal itu dikarenakan adanya sejumlah penolakan dari masyarakat adat setempat.
        Seperti yang dilansir dari sejumlah media, Ketua Harian Ekster nal DAD Kalteng, Lukas Tingkes dalam pernyataan sikapnya menegaskan bahwa ritual perkawinan gaib Panglima Burung tersebut tidak diakui, tidak direstui dan tidak direkomendasikan serta ditolak oleh DAD Kalteng.
      “DAD Kalteng secara tegas menyatakan bahwa perkawinan tersebut tidak sesuai dengan Adat Leluhur Dayak Kalteng. Kami berharap masyarakat suku Dayak tidak terpengaruh dengan isu dan publikasi yang menyesatkan, sehingga melecehkan dan merendahkan harkat dan martabat serta adat leluhur Dayak Kalteng,” kata Lukas.
     Ketua DAD Kabupaten Katingan Duwel Rawing secara aturan adat Dayak tidak ada mengenal atau mengatur pernikahan gaib, namun dalam tradisi Kaharingan maupun Jawa sepertinya ada. Meski begitu, pihak pelaksana telah diminta untuk membatalkan rencana ritual pernikahan gaib tersebut.
      “Prosesi pernikahan gaib itu bukan dilaksanakan kalangan adat, sehingga DAD Kabupaten Katingan sulit untuk bersikap. Kita juga telah menemui panitia pelaksana pernikahan gaib itu dan meminta agar tidak dilaksanakan karena menimbulkan polemik di masyarakat,” kata Duwel.
      Diberitakan sebelumnya, rencana pernikahan Sri Baruno Prameswari dengan Panglima Burung ramai diperbincangkan. Pernikahan yang bermula dari wasiat yang diterima Sri Barono atau Linda itu kemudian disampaikan ke Mbah Gini guru spiritual asal Lereng Merapi Kecamatan Dukun Kabupaten Magelang. Namun, pernikahan itu akhirnya dibatalkan. (bn1/bsn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here