Dua Pendaki Dilaporkan Hilang di Merapi

0
311
PENDAKI MERAPI : Ini merupakan identitas kedua pendaki yang di tinggal di pos barameru setelah proses pendaftaraan dan melakukan pendakian (12/12)-- ( Foto--Istimewa)
PENDAKI MERAPI : Ini merupakan identitas kedua pendaki yang di tinggal di pos barameru setelah proses pendaftaraan dan melakukan pendakian (12/12)-- ( Foto--Istimewa)

BNews—MERAPI—Dua orang pendaki hilang tersesat di merapi. Mereka mendaki melalui jalur New Selo Kecamatan Selo Boyolali (12/12) malam.

 

Koordinator SAR Barameru Merapi, Samsuri, membenarkan adanya dua orang pendaki hilang tersebut.”Kedua pendaki tersebut sesuai identitas yang ditinggalkan di basceman atas nama Sucipto, 32 warga Dusun Rempoah RT04/01 Kecamatan Baturaden, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, dan satu lagi bernama Muhammad Zada Luhab merupakan santri dari Pondok Pesantren Al-Ma’rufiyah,” katanya saat dikonfrimasi (13/12).

“Diduga pendaki tersebut kehabisan bekal dan tersesat di hutan merapi saat ini,” imbuhnya.

Untuk Muhammad Zada Luhab merupakan salah satu pendaki yang terlepas dari rombongannya.”Yang satu ini tadinya bersama rombongannya berjumlah 12 orang mendaki pada senin (11/12) dan teman-temannya sudah turun di basecame New selo pada (12/12) malam namun dia tidak ada setelah dicek,”paparnya.

Dari keterangan rekan-rekannya saat proses turun dari Merapi kondisi turun kabut tebal di sekitar kawasan puncak, mereka pun menunda turun keesokan harinya. Namun rupanya, Muhammad Zada Luhab mengalami sakit di bagian kaki, dan meminta rekan-rekannya untuk turun terlebih dahulu.

“Namun sekian lama ditunggu, Muhammad Zada Luhab tak kunjung datang kemudian kawan-kawannya melaporkan hal tersebut kepada petugas SAR di Basecamp Selo,” terang Samsuri.

Untuk pendaki atas nama Sucipto, 32 asal Banyumas ini melakukan pendakian ke Merapi seorang diri pada senin (11/12) siangmelaluijalur New Selo. Namun keesokan harinya, Selasa (12/12) sekitar pukul 16.30, yang bersangkutan menghubungi Polsek Selo dirinya kehabisan bekal dan tersesat.

“Sucipto menelepon petugas piket Polsek Selo, dan melaporkan kehabisan bekal dan berada di kawasan hutan Gunung Merapi, kemudian petugas bersama relawan Barameru menyisir hutan belum diketemukan juga,” tutur Samsuri.

Hingga saat ini proses pencarian masih dilakukan oleh tim gabungan. Tim SAR di Gunung Merbabu dan Merapi, SAR Boyolali, DIY, Semarang, BPBD Kabupaten Boyolali, petugas kepolisian, relawan dan warga saat ini masih melakukan pencarian. (bsn)

 

Baca Juga :

KUMPULAN BERITA TERKAIT PENDAKI DI MAGELANG 

SERUNYA BERWISATA DI MAGELANG

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here