Festival lima Gunung Benar Benar Pestanya Rakyat

0
92

BNews-PAKIS-  Event tahunan yang kental dengan nuasan budaya local ini resmi ditutup malam tadi (30/7). Festival Lima Gunung ke-16 yang berlangsung di daerah Gejayan, Banyudisi, Pakis Magelang sejak tanggal 28 Juli 2017 ini berakhir 30 Juli 2017.
Festival yang digelar di daerah lereng Merbabu dengan cuaca yang sangat sejuk dan dingin ini tiddak menyurutkan ratusan penonton memadati lokasi pertunjukan. Sebanyak 62 Kesenian Lokal dan Tamu Undangan dari luar wilayah ini menyedot perhatian penonton local maupun luar daerah karena memang menjadi event tahunan di Magelang.
Riyadi Ketua Pelaksana Festival Lima Gunung ini menerangkan avcara yang dibuka kemarin tanggal 28 dengan pengajian akbar dan peresmian Masjid disini. “ Setelah peresmian masjid serangkai gelar budaya kesenian dipertunjukan selama 3 hari 3 malam dengan 62 kelompok kesenian yang tanpa kami undang tetapi mendaftarkan diri,” katanya.
Festival kali ini yang mengangkat teman ‘ Mari Goblok Bareng’ dijelaskan oleh pendiri Festival Lima Gunung yang akrab disapa Tanto Mendut bahwa munculnya, ” Tema tersebut karena sudah terlalu banyak orang pintar di negeri ini, terangnya dengan nada slengekannya.
“ Jadi pada dasarnya suatu kesenian tidak dapat diukur dengan apapun, dan kami hanya memberikan wadah untuk dapat berkreasi tanpa batas apapun,” ungkapnya.

Tanto,juga menjelaskan juga bahwa Festival ini bermula dari gotong royong para petani di 5 gunung di Magelang yakni Merapi, Merbabu, Sumbing, Telomoyo dan Menoreh yang memiliki semngat untuk membangun kesenian local. “ Bermula dari para petani maka festival ini terselanggara karena dukungan dari hasil alam, sehingga kita tidak pernah pusing memikirkan jumlah anggaran berapa niatnya gotong royong,” pungkasnya. (BSN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here