Gebyar Pasar Kumandang, Omset Mencapai 79 Juta Rupiah

0
121
GENPI : Keseruan permainan anak disela sela acara Gebyar Pasar Kumandang Wonosobo (21/10)--(Foto--Istimewa)
GENPI : Keseruan permainan anak disela sela acara Gebyar Pasar Kumandang Wonosobo (21/10)--(Foto--Istimewa)

BNews—WONOSOBO– Tampak berbeda di Pasar Kumandang Dusun Bangkotan Desa Bojasari Kecamatan Kertek Kabupaten Wonosobo Minggu kemarin (21/10). Pasalnya pasaran tiap minggu itu dibarengkan dengan sebuah event besar branding Kementrian Pariwisata.

 

Event Gebyar Pasar Kumandang sekaligus Deklarasi Generasi Pesona Indonesia (Genpi) Wonosobo yang menghadirkan Perwakilan Genpi Jateng dan Genpi Nasional dibanjiri pengunjung dan diperkirakan menyentuh angka 2500 orang lebih. Bahkan hingga tengah hari saat hampir seluruh dagangan ludes terjual, pengunjung masih berdatangan.

 

Hal itu juga didukung dengan hadirnya salah satu artis ibukota, Elina Magdalena Joerg salah satu pemeran dalam sinetron Mermaid in Love di stasiun TV nasional. Agenda dibuka dengan pentas music tradisi Bundengan yang mengiringi Penari dari Sanggar Ngesti Laras dan sambutan oleh Perwakilan Genpi Jateng Shafigh Pahlevi Lontoh yang sekaligus me resemikan Genpi Wonosobo bersama Bupati, kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Kades Bojasari, HPI, Hipmi, dan Fedep serta beberapa pihak terkait.

 

Ketua Genpi Jateng Shafigh menyebut bahwa pasar Kumandang sudah sangat siap sebagai destinasi digital yang akan menyedot kunjungan dari kaum millennial.

 

“Dari jalan masuk sampai kami melihat sendiri seperti apa pasar Kumandang, kami menilai ini sudah sangat siap dan sangat menarik. Bahkan kami cukup kagum, dengan banyaknya jumlah pedagang yang menyentuh angka 69 pedagang, bahkan omzetnya bisa menyentuh lebih dari RP70 juta. Tentunya keberadaan pasar ini sangat penting untuk membangkitkan pariwisata dengan atraksi yang ditawarkan bahkan untuk destinasi digital sudah siap,” katanya.

 

Sementara turut hadir dalam kemeriahan yakni Bupati Eko Purnomo yang secara resmi membuka agenda Gebyar Pasar Kumandang ditandai dengan membunyikan mainan tradisional dari bambu, othok-othok. “Kami  sudah berkoordinasi dengan pihak DPU Binamarga untuk perbaikan jalan menuju pasar,” katanya.

 

“Saya berharap pasar kumandang ini bisa sukses dan membantu meningkatkan perekonomian warga setempat, selain juga mengangkat pariwisata wonosobo lewat destinasi digital. Dalam waktu dekat, pihak Pemkab akan mendukung perbaikan infrastruktur jalan. Sinergisitas pengelola pasar bersama pemerintah Desa diharapkan bisa dijalin agar semua bisa berjalan dengan baik dan berimbas positif pada masyarakat,” imbuhnya.

 

Ditambahkan oleh Lurah pasar Kumandang, Sigit Budi Martono, jumlah pengunjung di Gebyar pasar Kumandang diperkirakan menyentuh 2000 orang lebih dan dengan peningkatan pendapatan yang cukup signifikan. “Dalam hari ini saja mampu menyentuh angka tertinggi hingga sekitar Rp79 juta,” katanya.

 

“Semoga pasar Kumandang bisa semakin diminati pengunjung baik dalam maupun luar daerah dan bisa turut mengangkat pariwisata Wonosobo,” pungkasnya. (bsn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here