Habiskan Ratusan Juta Duta Wisata Dianggap Kurang Bermanfaat

0
152
          MUNGKID— Kontes pemilihan duta wisata di Kabupaten Magelang menghabiskan anggaran lebih dari seratus juta rupiah. Padahal, hasilnya dianggap tidka terlalu bermanfaat.
          ”Saya rasa ini perlu diperbaiki tugas dan fungsinya. Karena selama ini mereka hanya sebagai penerima tamu,” kata anggota DPRD Kabupaten Magelang M Sahid, kemarin.
          Menurutnya, dengan anggaran yang cukup besar itu, sehrusnya duta wisata berperan lebih banyak untuk memajukan dunia pariwisata. ”Tolak ukur out putnya harus jelas. Targetnya juga jelas,” katanya.
          Selain sebagai among tamu di acara-acara resmi pemerintahan, finalis duta wisata tak memiliki peran yang penting. ”Mungkin tahun depan bisa dievaluasi, supaya program dan targetnya lebih jelas,” kata dia.
          Anggaran sebesar itu, lanjut Sahid, akan lebih manffaat digunakan untuk kegiatan yang lebih produktif. Misalnya promosi pariwisata. ”Promosi kita lemah karena tidak ditunjang dengan pemikiran yang kreatif,” katanya.
          Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Magelang Edy Susanto mengatakan anggaran pemilihan duta wisata ini mencapai lebih dari Rp 100 juta. Penyelenggara even ini berasal dari Jogjakarta.
          ”Kita siap melkukan evaluasi kedepannya supaya fungsi dan target keberadaan mas dan mbak kabupaten Magelang ini lebih baik,” katanya.
          Sementar itu, kemarin (9/9) para finalis duta wisata Kabupaten Magelang berkunjung ke sejumlah lokasi. Salah satunya ke Desa Wisata Candirejo bersama Wakil Bupati Magelang Zaenal Arifin dan Ketua PKK Kabupaten Magelang Tanti Zaenal Arifin. Mereka didampingi finalis Duta Wisata tahun lalu.
          Wakil Bupati Magelang berharap Duta duta wisata terpilih nanti dapat mensosialisasikan keberadaan obyek obyek wisata di Kabupaten Magelang kepada masyarakat luas. ”Buat wisatawan kangen kembali ke Magelang,” harap Wabub.
          Dia berharap supaya mereka mengenalkan semua potensi wisata. Tidak hanya Candi Borobudur saja. ”Kita memiliki obyek wisata alam, obyek wisata religi juga  puluhan candi lain yang tersebar di seluruh Kabupaten, namun obyek obyek wisata ini belum seluruhnya dikenal masyarakat,” jelas dia.
Kepala Bidang Kerjasama Informasi Pemasaran dan Promosi Disparbud Sri Lestari, mengatakkan peserta seleksi Duta Wisata tahun ini disamping peminatnya lebih banyak. Juga memiliki komitmen yang cukup tinggi terhadap perkembangan kepariwisataan di Kabupaten Magelang.
          Hal ini terlihat dari hasil test wawancara dan tertulis yang telah dilaksanakan beberapa hari yang lalu sebelum akhirnya terpilih 30 finalis Duta Wisata yang akan dinobatkan pada sabtu malam ( 12/9)  yang akan datang bertempat di Artos Mall. (ie)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here