HUT Mungkid ke 35 Pemkab Magelang Gelar Upacara Berbahasa Jawa

0
85

BNews—MUNGKID— Pemerintah Kabupaten Magelang menggelar Upacara Peringatan HUT Kota Mungkid ke 35 di Halaman Pendopo Pemkab Magelang, pagi tadi (22/3). Uniknya semua prosesi upacara digelar dengan Bahasa jawa.

 

Tidak hanya itu, seluruh peserta upacara juga mengenakan pakaian khas jawa. Termasuk Pembina upacara Bupati Magelang.

 

Proses upacara dimulai dengan masuknya iring-iringan pejabat Pemkab Magelang yang dikawal oleh Pasukan Bergodo. Pasukan khas jaman kerajaan.

 

Bupati Magelang Zaenal Arifi SIP menuturkan kegiatan upacara dengan konsep jawa ini bertujuan untuk nguri uri budaya jawa. Di Tahun ke 35 ini, diharapkan Kabupaten Magelang semakin baik.

 

“Dalam peringatan HUT ke 35 ini kita mengambil tema Bekerja dengan Cinta untuk Indonesia Menuju Bahagia dan Sejahtera,” kata Bupati Magelang Zaenal Arifi SIP.

 

Dia berharap seluruh komponen masyarakat dan pemangku kebijakan bisa bersama-sama mewujdukan program yang sudah tersuus dalam visi misi Kabupaten Magelang. “Kedepan banyak tantangan yang akan dihadapi, tentu ini perlu tekat yang kuat seluruh komponen masyarakat,” papar dia.

 

Bupati Magelang menyampaikan apresiasi terhadap kinerja seluruh komponen masyarakat. Dimana, di tahun 2018 lalu, sederet prestasi berhasil diraih sebagai bentuk kerja nyata Pemkab Magelang dalam mewujudkan program programnya.

 

Beberapa penghargaan yang diraih Pemkab Magelang adalah Program Kampung Anak Sejahtera (KAS) dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, Yohana Susana Yambise.

 

Kemudian, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) RI kembali memberikan penghargaan ke-4 kalinya kepada Pemkab Magelang sebagai kabupaten/ kota peduli HAM. Penghargaan diberikan kepada Pemda yang sukses memenuhi hak-hak dasar manusia atau peduli HAM. Terutama hak dasar dibidang kesehatan, pendidikan, hak atas rumah yang layak, hak atas perlindungan perempuan dan anak, dan hak pekerjaan.

 

Di bidang keterbukaan informasi publik, pemkab Magelang menerima penghargaan dari Komisi Informasi Pusat wilayah Jawa Tengah sebagai Badan Publik Kategori Cukup Informatif. Dan RSUD Muntilan mendapatkan kriteria cukup informatif dalam acara Penganugerahan Badan Publik 2018 di Grand Rama Shinta, Hotel Patrajasa Semarang.

 

Di bidang penyelenggaraan pemerintah, Pemkab Magelang mendapatkan perdikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dai Kementrian Keuangan.  Juga Pemkab Maglang berhasil mendapatkanpenghargaan Program Kampung Iklim (Proklim) Daerah tingkat nasional dari kementerian Lingkungan Hidup.

 

Dalam hal pemenuhan kebutuhan anak, pemkab Magelang untuk kali kelima kembali diganjar penghargaan sebagai Kabupaten Layak Anak dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kementerian PPPA).

 

Penghargaan spesial juga didapatkan Bupati Magelang Top Pembina Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) 2018 atas keberhasilan bupati membina BUMD di Kabupaten Magelang. Penghargaan ini rutin diselenggarakan setiap tahun oleh Majalah Business News dan Asia Bussiness Research Center.

 

Selain itu, mendapatkan predikat “Pasar Tertib Ukur” dari Kementerian Perdagangan. Dimana, dalam hal ini, Pasar Grabag dan Pasar Talun yang meraih penghargaan.

Kemudian, penyelenggara Pelayanan Publik dengan kategori “Baik Dengan Catatan” Tahun 2018 saking Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi dan juga Anugerah Bunda PAUD Tingkat Nasional.

 

Selain itu, dibidang penangulangan bencana, BPBD Kabupaten Magelang dinobatkan sebagai yang terbaik ke dua di wilayah Barat.

 

Pemkab Magelang juga meraih TOP 10 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Tingkat

Provinsi Jawa tengah Tahun 2018, Piagam Penghargaan sebagai Juara III Penilaian

Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Kabupaten/Kota Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2018. (bn1/bsn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.