Ibu Asal Sawangan Bikin Drama Anaknya Hilang, Ternyata Diberikan ke Orang Lain

5
1134
DRAMA : Petugas kepolisian Polsek Sawangan saat memediasi permasalahan hilangnya bocah tiga tahun di Podosoko Sawangan yang ternyata hanya sebuah sandiriwar (22/3)--(Foto--Istimewa)
DRAMA : Petugas kepolisian Polsek Sawangan saat memediasi permasalahan hilangnya bocah tiga tahun di Podosoko Sawangan yang ternyata hanya sebuah sandiriwar (22/3)--(Foto--Istimewa)

BNews—SAWANGAN—Drama hilangnya seorang anak kecil di Dusun Gelap Desa Podosoko Sawangan Kabupaten Magelang terbongkar (22/3). Anak bernama  Noval Arbian Nandana, 3 sempat viral di social media dikabarkan hilang pada 20 Maret 2019 sekitar pukul 18.30 wib.

 

Berita viralnya Bian bocah tiga tahun ini menyebar dengan cepat di sosial media. Bian dikabarkan hilang setelah diajak ibunya NAS, 29 pergi ke warung saat perjalanan pulang mendahului ibunya pulang dan ternyata tidak sampai drumah.

 

Hal itu sontak membuat rame di kalangan masyarakat. BPBD Kabupaten Magelang, SAR Kabupaten Magelang, Relawan dan Kepolisian Polsek Sawangan berbondong-bondong ikut membantu mencari Bian.

 

Kapolsek Sawangan Kompol Margito mengungkapkan hingga Jumat pagi (22/3) sekitar pukul 05.00 wib belum diketemukan juga. “Jumat pagi sekitar pukul 07.00 wib kami koordinasi dengan perangkat desa Podosoko berkaitan hilangnya Bian, karena diduga adanya keterlibatan ibu kandungnya sendiri,” katanya.

 

Pihak kepolisian terus melakukan penyelidikan hilangnya bocah tersebut. “Tidak lama berselang, petugas mendapat informasi keberadaan bocah tersebut. Bian dikabarkan berada dalam asuhan salat satu warga Boyolali berinisial W warga Desa Jurug Kecamatan Mojosongo Kabupaten Boyolali,” imbuhnya.

 

Petugas Polsek Sawangan langsung menuju alamat yang dimaksud untuk bertemu dengan si W. “Dari pengakuan si W kepada petugas kami, dirinya mengaku telah mengadopsi Bian dari seorang ibu bernama AN dengan menyertakan sejumlah uang untuk diasuhnya,” papar Kapolsek.

 

Diakui juga oleh W, dirinya mengenal seorang ibu dengan inisial AN ini sejak bulan Desember 2018 dari Grub Facebook bernama Adopsi Anak. “Dari hasil penyelidikan lebih lanjut oleh petugas ditemukan bahwa Motif permasalahannya adalah karena  Ibunya AN merasa tidak mampu memberikan kebahagian dan mencukupi kebutuhan korban, maka anak tersebut diserahkan kepada W untuk mengasuhnya tanpa sepengetahuan suaminya,” jelasnya.

 

“Jadi untuk berita anaknya hilang merupakan sandiwara ibu kandung korban  sendiri agar penyerahan anaknya kepada W tersebut tidak diketahui oleh warga, sedangkan W merasa mengadopsi anak tersebut,” pungkasnya. (bsn)

5 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.