Ibu Ini Pingsan Anaknya Kena DO Karena Kerap Tawuran

0
113

BNews–TEMPURAN– Orang tua mana yang tidak sedih melihat anaknya dikeluarkan dari sekolah karena kerap melakukan aksi tawuran. Jerih payah mencari rejeki sirna begitu saja.
Hal itu yang mungkin dialami oleh ibu dari Slm, 16, pelajar SMK Purnama Tempuran. Dia pingsan begitu dipanggil ke sekolah dan menerima pengumuman jika anaknya dikeluarkan karena sering melakukan tawuran.
Tidak hanya Slm, yang dikeluarkan dari sekolah itu. Ada delapan siswa lainnya yang dinilai pihak sekolah telah melakukan pelanggaran berat.
“Kesembilan anak tersebut terpaksa kami kembalikan kepada orang tuanya karena sering melakukan pelanggaran aturan sekolah dengan mencapai angka kredit yang telah di tentukan juga masukan dari Polsek Tempuran yang telah sering kali melakukan pembinaan,” ungkap Tity Suwarni,ST, selaku kepala sekolah STM Purnama.
  Proses pemulangan siswa itu disaksikan oleh Kapolsek Tempuran AKP Yuli Monasoni dan juga perwakilan guru serta komite sekolah. Orang tua sembilan siswa tersebut juga dihadirkan.
Saat akan menandatangi surat keterangan kalau anaknya dikeluarkan dari sekolah, ibu Slm, kemudian tiba-tiba pingsan. Dia tak kuat menahan kesedihan. Petugas kemudian membawa ke UKS sekolah guna mendapatkan perwatan.
“Kami dewan guru memutuskan sepakat karena segelntir siswa ini sangat mencemarkan nama baik sekolah apalagi memprovokatori adik – adik kelas untuk berbuat negatif, kita saat ini memiliki 540 pelajar kami ingin menghantarkan para pelajar tersebut untuk meraih prestasi tapi segelintir pelajar ini membuat gaduh, bahkan karena seringnya dicemari segelintir siswa ada kabar desas desus sekolah kita ini mau bubar,” katanya.
Kapolsek Tempuran AKP Yuli Monasoni, SH, mengatakan hasil keputusan ini memohon pelajar yang dikeluarkan jangan membuat permasalahan baru. Setelah ini tidak lagi ada masalah baik berupa ancaman, tindak pidana dan lainnya, “hasil ini merupakan suatu proses agar kedepan anak bapak – ibu sekalian akan lebih baik lagi” katanya. (bn1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here