Ini Hasil Pendataan Bencana dan Lokasi Terdampak di Magelang

0
128

BNews–MUNGKID– Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang terus mengupdate data peristiwa bencana yang terjadi 1 Maret kemarin. Sejumlah lokasi sudah terkondisi sementara beberapa lainnya masih dalam proses evakuasi.
Data yang dihimpun, bencana dimulai adanya angin kencang di seputaran Akmil menumbangkan 8 pohon dan menutup akses jalan. Kemudian di depan Perusahaan “Patal Secang”, dampak menutup akses jalan Magelang-Secang. “Semua lkangsung terkondisi,” kata Kepala BPBD Kabupaten Magelang, Edy Susanto.
Di Dusun Nepak Wetan, Desa Bulurejo, Kecamatan Mertoyudan pohon tumbang mengenai sejumlah rumah. Diantaranya milik Kardi, 65, Nurharyanto, 48, Kasdun, 45, Yuda Pratama, 35.
Bencana lain yang timbul adalah tanah longsor. Diantaranya di Jalan masuk Makam Gunungpring, Desa Gunungpring, Kecamatan Muntilan. Dampaknya sejumlah kios rusak dan menganggu akses jalan.
Tanah longsor juga terjadi di Dusun Karangsari dan Serut, Desa Bigaran, Kecamatan Borobudur sekitar pukul 16.00 sore. Juga di Dusun Sambeng 1, Desa Sambeng.

Banjir akibat luapan sungai di Kecamatan Grabag Kabupaten Magelang, sore kemarin.

Edy menambahkan, tanah longsor (senderan makam) terjadi di Desa Donomulyo dan Desa Sidomulyo, Kecamatan Secang.   Dampaknya tertutupnya sebagian akses jalan antar desa oleh longsornya senderan makam ketebalan 5 meter dengan panjang 10 meter.
Longsor juga terjadi di Kawasan Bego Kependem, Desa Kemiren, Kecamatan Srumbung. Akibatnya dua orang penambang yang suami istri meninggal dunia dalam kejadian itu.
Dua korban teridentifikasi bernama Kadiono dan Lasmini, warga Santren, Desa Gunungpring, Kecamatan Muntilan.
Hujan deras juga membuat sejumlah sungai yang berhulu di Gunung MErapi meluap. Tujuh truk, tiga motor serta sebuah pickup hanyut terbawa aliran banjir lahar dingin.
Banjir juga menerjang sejumlah kawasan akibat luapan air yang besar. Beberapa daerah di Kecamatan Muntilan air meluap hingga jalan raya. Di perbatasan Magelang-Boyolali air bercampur material longsoran juga menutup akses jalan utama tersebut.
Di Kecamatan Grabag sejumlah rumah terendam air akibat luapan sungai. Di Dusun Ponggol Desa Grabag 5 rumah terdampak.
Di Dusun Baleagung. Sudimoro, Bedoyo, Jalan Grabag Cokro juga terjadi longsoran. Akibatnya akses kendaraan terganggu dan beberapa yang lumpuh.
Edy Susanto mengatakan saat ini proses penanganan bencana masih terus berlangsung. Melibatkan unsur BPBD, SAR, TNI Polri, relawan dan masyarakat. “Sekarang semua proses pengkondisian masih berlangsung,” katanya.
Dia berharap masyarakat yang kesulitan untuk melakukan pemulihan pascabencana, diharapkan bisa menghubungi BPBD atau kepolisian dan TNI setempat. “Yang belum terdata juga kita harapkan bisa melaporkan,” katanya.
Pihaknya juga akan menyiapkan logistik untuk membantu korban terdampak bencana. (bn1/bsn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here