Jalur Gunung Andong Tertutup Longsor, Sejumlah Pendaki Dievakuasi

0
948
ANDONG : KONDISI LONGSOR YANG MENUTUPJALUR PENDAKIAN KE PUNCAK GUNUNG ANDONG VIA SAWIT NGABLAK PAGI TADI (11/2)--(FOTO--ISTIMEWA)
ANDONG : KONDISI LONGSOR YANG MENUTUPJALUR PENDAKIAN KE PUNCAK GUNUNG ANDONG VIA SAWIT NGABLAK PAGI TADI (11/2)--(FOTO--ISTIMEWA)

BNews—NGABLAK— Cuaca ekstrem beberapa hari terakhir di wilayah Kabupaten Magelang menyebabkan beberapa titik logsor. Salah satunya di jalur pendakian Gunung Andong jalur Sawit Kecamatan Ngablak Kabapaten Magelang. Akibatnya jalur pendakian terpaksa ditutup total.

Longsor terjadi di jalur pendakian gunung Andong yang melalui Dusun Sawit Desa Girirejo Kecamatan Ngablak terjadi pagi tadi (11/2). Untuk titik longsor di Gili Cino kurang lebih 1000 meter dari Basecamp sawit atau mata air gunung andong terjadi sekitar pukul 09.30 wib.

Jalur pendakian ini tertutup material longsor kurang lebih sepanjang 25 meter dengan kelebaran 8 meter. “Mengetahui kejadian tersebut jajaran petugas Polsek Ngablak bersama masyarakat sekitar sementara membuka jalur evakuasi untuk para pendaki yang amsih berada di puncak gunung Andong siang tadi,” ungkap Kapolsek Ngablak AKP Sri Hasta Biorowatipada rilsnya mala mini (11/2).

ANDONG : KONDISI LONGSOR YANG MENUTUPJALUR PENDAKIAN KE PUNCAK GUNUNG ANDONG VIA SAWIT NGABLAK PAGI TADI (11/2)--(FOTO--ISTIMEWA)
ANDONG : KONDISI LONGSOR YANG MENUTUPJALUR PENDAKIAN KE PUNCAK GUNUNG ANDONG VIA SAWIT NGABLAK PAGI TADI (11/2)–(FOTO–ISTIMEWA)

“Dari hasil prediksi kami longsor terjadi karena memang curah hujan dikawasan ini beberapa hari terakhir cukup tinggi, dan lokasi longsor memiliki struktur tanah yang labil dan jarang ada tumbuhan pohon yang menahan laju air dan mengikat struktur tanah dengan akarnya,” papar Kapolsek wanita satu-satunya di jajaran Polda Jawa Tengah ini.

AKP Sri Hasta Biorowati menambahkan hal ini tidak menutup kemungkinan bahwa situasi saat ini Gunung Andong rawan longsor dengan mengingat curah hujan yang masih tinggi dan dapat membahayakan keselamatan pendaki. ”Dari hasil koordinasi kami dengan KPH Kedu Utara dan Pengelola Basecamp untuk jalur pendakian melalui jalur sawit sementara ditutup sampai waktu yang belum bisa ditentukan,” pungkasnya. (bsn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here