Kakek Tanpa Identitas Meninggal Dunia di Jalan Muntilan

0
77
MIRIS: Seorang kakek meninggal dunia di Muntilan saatmenuntun sepeda jengkinya (20/11)--(Foto--Istimewa)
MIRIS: Seorang kakek meninggal dunia di Muntilan saatmenuntun sepeda jengkinya (20/11)--(Foto--Istimewa)

BNews—MUNTILAN— Seorang kakek tanpa identitas meninggal dunia di jalan Kh. Dalhar Dusun Gatak Lamat Desa Pucungrejo Kecamatan Muntilan Kabupaten Magelang sore tadi (20/11). Diduga kakek tersebut terkena serangan jantung dan jatuh saat menuntun sepeda jengkinya.

 

Kapolsek Muntilan AKP Mudiyanto saat dihubungi Borobudur News membenarkan kejadian tersebut. “Tadi petugas menerima laporan dari saksi sekitar pukul 17.00 wib, dan langsung menuju lokasi dimana kakek tersebut meninggal dunia,” katanya.

 

Untuk kakek tersebut tidak membawa identitas sama sekali setelah diperiksa dan diperkirakan berumur 50-60 tahun. “Untuk ciri-ciri kakek tersebut yakni rambut putih lurus, badan agak gemuk,  celana pendek warna abu-abu, kaos putih, jam tangan seiko, sabuk hitam, kacamata hitam riben, topi coklat, sandal swalo putih, menggunakan sepeda jengki dan membawa rongsok botol2 aqua dalam karung dikanan kiri sepedanya,” imbuhnya.

 

Petugas langsung memeriksa kondisi korban dan menggali keterangan saksi mata. “Dari keterang beberapa saksi mata disana korban menuntut sepeda onthelnya dari arah gunung pring, dan sesampainya di depan warung bakmi Murakabi jalan KH Dalhar tiba tiba korban berjalan mundur lalu terjatuh dengan tertindih sepeda jengkinya hingga tak sadarkan diri,”paparnya.

 

Saksi tersebut berusaha menolong dengan mengangkat sepeda jengki yang menindihnya. “Saat diperiksa bersama warga lainnya korban sudah tidak sadarkan diri dan langsung menghubungi Polsek Muntilan Polres Magelang,” jelasnya AKP Mudiyanto.

 

Petugas langsung memanggil ambulance untuk mengevakuasi korban ke RSUD Muntilan untuk dilakukan pengecekan. “Saat ditangani oleh tim medis dan setelah dilaksanakan tindakan RJP ( Pompa Jantung secara Manual), korban teridentifikasi meninggal dunia tidak mengalami tanda-tanda penganiayaan dan murni sakit jantung,” ungkapnya.

 

Kini jenazah korban masih berada Di RSU Muntilan sambil menunggu barangkali ada pihak keluarga yang mengenalinya atau mengakuinya. “Silahkan bagi keluarga yang kehilangan anggota keluarganya dengan ciri-ciri diatas, atau siapa saja yang kemungkinan mengenal bisa krosecek ke RSUD Muntilan,” pungkasnya. (bsn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here