Kejar kejaran, Warga Muntilan Amankan Dua Pejambret HP

KRIMINAL : Kedua pemuda pelaku perampasan di Muntilan meringkuk di belakang jeruji besi rutan Polsek Muntilan (15/5)--(Foto--Istimewa)

KRIMINAL : Kedua pemuda pelaku perampasan di Muntilan meringkuk di belakang jeruji besi rutan Polsek Muntilan (15/5)--(Foto--Istimewa)

BNews—MUNTILAN— Dua pemuda pelaku perampasan handphone diamankan  warga di Muntilan semalam (15/5). Pejambret diketahui ada;ah Moh Maden,25 dan Istamar,20 wara Desa Bulusari Kecamatan Windusari Kabupaten Magelang.

Kapolsek Muntilan AKP Mudiyanto membenarkan kejadian tersebut, bahwa kedua pemuda tersebut diamankan warga Sidoharjo Desa Tamanagung Kecamatan Muntilan tadi malam sekitar pukul 19.45 wib. “Mereka diamankan karena telah mengambil handphone milik korban Elly Hermawari warga Trojayan Desa Paremono Mungkid saat perjalan ke Muntilan,” katanya.

Untuk kronologi kejadian dijelaskan, disaat korban saat berkendara dari arah Magelang ke Muntilan untuk menjemput suaminya di sekitaran Bambu Runcing. Namun tiba-tiba didahului sebuah sepeda motor beat hitam Nopol AA  3808 QC  milik pelaku.

“Saat mendahului korban ini, pelaku yang berboncengan merampas handphone milik korban yang ditaruh di dashboard sepeda motor sebelah kiri menggunakan tangan kanan pelaku di daerah Prumpung jalan pemuda barat Muntilan,” imbuhnya.

 Pelaku ini langsung kabur mengarah ke Muntilan. Korban saat itu berteriak dan meminta pertolongan warga kemudian dilakukan pengejaran.

“Korban dan warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut mengejar pelaku dan berhasil diamankan di sekitaran jalan tentara pelajar Desa Tamanagung Muntilan, kemudian diserahkan ke Polsek Muntilan,” paparnya.

Saat pelaku diamankan di Polsek Muntilan, sekaligus barang bukti berupa handphone milik korban. “Saat dilakukan intrograsi oleh petugas kami, kedua pelaku ini mengakui perbuatan mereka,” jelasnya.


Saat ini kedua pelaku mendekam di rutan Polsek Muntilan untuk selanjutnya dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. “Dan atas perbuatanyanya, pelaku kita sangkalkan pasal 363 KUHP dan di tetapkan sebagai tersangka,” pungkasnya. (bsn)

error: Content is protected !!