Melalui Madrasah Spirit Pembangunan Agama di Jateng Dioptimalkan

0
92
MADRASAH: Rombongan Komisi VII DPR RI bersama Bupati Magelang Zaenal Arifin saat tiba di MAN 1 Magelang disambut dengan kalungan bunga (23/11)--(Foto--Istimewa)
MADRASAH: Rombongan Komisi VII DPR RI bersama Bupati Magelang Zaenal Arifin saat tiba di MAN 1 Magelang disambut dengan kalungan bunga (23/11)--(Foto--Istimewa)

BNews—MAGELANG— Rombongan Komisi Vlll DPR RI siang tadi mengunjungi sekolahan MAN 1 Magelang (23/11). Kunjuangannya ini dalam rangka untuk memberikan spirit dan dorongan kepada Jawa Tengah dalam pembangunan bidang agama melalui Madrasah.

 

Kedatangannya disambut juga oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, H.Farhani. “Saya harap kunjungan kerja ini spesifik memberikan dorongan pembangunan dibidang agama, terlebih lagi pengelolaan terhadap Madrasah,” katanya saat memberikan sambutan.

 

Secara statistik, wilayah Jawa Tengah memiliki Madrasah yang cukup banyak. Sehingga perlu peran serta pemerintah dalam ikut memajukannya. “Total di Jawa Tengah memiliki 6256 Madrasah, untuk yang negeri ada Madrasah Aliyah sebanyak 65, Madrasah tsanawiyah sebanyak 127, Madrasah ibtidaiyah sebanyak 114,” imbuhnya.

 

H.Farhani juga menyebutkan bahwa di Jawa Tengah memiliki sebanyak 17.885 guru Madrasah Negeri dan  guru swasta di Jawa Tengah sebanyak 76.890 guru. “Untuk jumlah peserta didik yang ada di Madrasah negeri mencapai 223.000 siswa dan  madrasah swasta mencapai 1.392.000 siswa,”paparnya.

 

“Isu aktual terkait dengan Madrasah kita saat ini adalah kurangnya sarana dan prasarana. Sekalipun DIPA Kementerian Agama saat ini, pada tahun 2018 kita mempunyai angka sebesar Rp 63 Triliun. Melalui kebijakan bapak Menteri, 85 persennya diperuntukan untuk mengurusi pendidikan,” jelas H.Farhani.

 

Sementara Bupati Magelang, Zaenal Arifin, keberadaan sekolah Madrasah ini sangat memiliki kontribusi besar dalam bidang pendidikan bagi bangsa dan negara. “Dimana saat ini pendidikan yang dibutuhkan tidak hanya kecerdasan intelektual saja, tetapi juga dibutuhkan kecerdasan secara emosionalnya. Dan semua itu ada di Madrasah Aliyah Negeri,” katanya.

 

Zaenal juga menegarkan bahwa ada tiga hal yang harus diperhatikan, yakni membangun infrastruktur, menyiapkan Sumber Daya Manusianya, dan mempersiapkan oprasional secara baik. “Tiga hal ini harus berjalan secara bersama-sama,” tegasnya.

 

Sedangkan Ketua Rombongan Komisi Vlll DPR RI, Marwan Dasopang, juga meminta melalui Kakanwil Kementerian Agama untuk merayu Bupati Magelang agar letak sekolah Man tersebut bisa dihibahkan kepada Kementerian Agama. “Kalau itu terjadi, Komisi Vlll memastikan dana SBSN masuk ke Man 1 Magelang ini. Lumayan, dana SBSN ini dapat mencapai Rp 70 Miliar, bahkan bisa mencapai Rp 100 Miliar. Kalau betul-betul ada hibah tanah yang diberikan kepada Kementerian Agama,” ujar Marwan.

 

“Peran Madrasah menjadi penting di dunia pendidikan, karena selain menjaga nilai spiritualisme, Madrasah juga dapat menjaga nilai intelektualisme kepada para siswanya,” pungkasnya. (bsn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here