Mirip di Jepang Jalan Magelang-Jogja Penuh Bunga-bunga

2
1259
WOW : Penampakan Tanaman Bunga yang indah menghiasi sepanjang jalan utama di daerah Mertoyudan Kabupaten Magelang sambut para pemudik (11.6)--(istimewa)
WOW : Penampakan Tanaman Bunga yang indah menghiasi sepanjang jalan utama di daerah Mertoyudan Kabupaten Magelang sambut para pemudik (11.6)--(istimewa)

BNews–MERTOYUDAN– Pengguna Jalan Magelang-Jogjakarta yang melintasi kawasan Mertoyudan kini disuguhi pemandangan menarik. Ya, pohon Tabebuya sedang “ngembang”. Ah perjalanan serasa di Nagoya Jepang.

 

Pohon yang ditanam di tengah badan jalan oleh dinas pekerjaan umum ini, sekarang sedang bagus-bagusnya. Bunganya ada yang berwarna putih. Ada juga yang berwarna pink. “Cantik jalannya,” kata Nindi salah satu pengguna jalan.

 

Awalnya, banyak yang tidak menyangka pohon-pohon yang ditanam di sepanjang jalan tersebut akan berbunga seperti itu. Mereka yakin dalam dua atau tiga tahun lagi pemandangannya akan lebih indah. Tentunya lebih sejuk pula.

 

Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemerintah Kabupaten Magelang, Joko Sudibyo kepada borobudurnews, hari ini (10/8) menyatakan, setelah diupload di medsos, kini jalan sepanjang 10 Km dari Mertoyudan – Palbapang itu, banyak warga yang melakukan selfie di dekal tanaman yang sedang berbunga itu.  “Wah saya menjadi khawatir banyaknya warga yang melalukan selfie, karena Jalan Mertoyudan – Palbapang merupakan arus lalu lintas padat,  menghubungkan Magelang Yogyakarta,” ujarnya.

 

Memang, lanjut Joko, media sosial dihebohkan dengan ‘penampakan’ pohon-pohon yang berjajar di beberapa ruas jalan  yang menghubungkan Magelang – Yogyakarta tersebut. Sebuah pemandangan menakjubkan yang jarang ditemukan selama ini. Sekilas, pemandangan pohon dengan bunga-bunga dominasi warna putih dan merah muda ini mirip dengan pemandangan di Jepang yang identik dengan bunga sakura.

 

Menurut Joko, jalan sepanjang 10 Km itu, terdapat 400 tanaman Tabebuya yang berasal dari Brazil, dan Jalan Soekarno – Hatta ada 200 tanaman Tabebuya yang memiliki akar tunggang, sehingga akarnya tidak merusak bangunan jalan. “Bunga itu ditanam tahun 2012 – 2014 oleh Bidang Konservasi dan Pertanaman DPU ESDM yang mulai tahun 2017 berubah menjadi Bidang Kebersihan dan Pertanaman dan bergabung dengan Dinas LH. Melihat bunga di sepanjang jalan itu, seperti Magelang is Japan van Java,” ujarnya. (bn1/bsn)

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here