Nafa Urbach Penuhi Panggilan Bawaslu Kabupaten Magelang Terkait Dugaan Pelanggaran Kampanye

1
140
PELANGGARAN: Nafa Urbach saat dilakukan klarifikasi oleh Bawaslu Kabupaten Magelang siang tadi (14/11)--(Foto--Istimewa)
PELANGGARAN: Nafa Urbach saat dilakukan klarifikasi oleh Bawaslu Kabupaten Magelang siang tadi (14/11)--(Foto--Istimewa)

BNews—MUNGKID— Artis cantik satu ini penuhi panggilan  Bawaslu Kabupaten Magelang siang tadi (14/11). Nafa Indria Urbach artis asal Magelang yang merupakan Caleg DPRI RI dari Partai Nasdem ini tiba di kantor Bawaslu Kabupaten Magelang sekitar pukul 11.00 wib.

 

Bersama kuasa hukum DPP Partai Nasdem dan Tim Kampanye Nafa Urbach tiba memenuhi panggilan Bawaslu Kabupaten Magelang. Panggilan ini terkait kasus dugaan pelanggaran larangan kampanye yang terjadi pada tanggal 27 Oktober 2018 lalu.

 

Sebelumnya disebutkan Bawaslu Kabupaten Magelang sudah lebih dulu memanggil Nafa namun tidak bisa hadir sehingga pemeriksaan ditunda. Bawaslu sudah memeriksa sejumlah saksi mulai tim kampanye nasional, pelaksana kampanye, Satgas BPBD Kabupaten Magelang, hingga perangkat desa dan warga yang melihat langsung dugaan pelanggaran kampanye.

 

Ketua Bawaslu Kabupaten Magelang MH Habib Shaleh mengungkapkan proses pemeriksaan Nafa berjalan lancar dan semua pertanyaan yang diajukan komisioner Bawaslu Kabupaten Magelang dijawab. “Nafa juga mengaku menjawab pertanyaan Bawaslu tanpa tekanan,” katanya.

 

Klarifikasi atas Nafa Indria Urbach ini sangat penting untuk melengkapi kajian Bawaslu atas kasus dugaan pelanggaran larangan kampanye berupa penggunaan mobil tangki air BPBD Kabupaten Magelang nopol AA 9537 HB (plat merah) untuk kampanye.

 

“Keterangan Nafa ini melengkapi kepingan informasi yang digali Bawaslu,” imbuhnya.

 

Dalam proses klarifikasinya tersebut Nafa mengaku tidak tahu menahu atas pelanggaran penggunaan mobil tangki tersebut. “Nafa baru tahu setelah kasus ini viral di media, karena dia mengaku bahwa seluruh perencanaan program kampanye, persiapan kampanye hingga pelaksanaan rangkaian kampanye di lapangan diurus oleh tim kampanye,” ungkap Habib.

 

Sementara Kordiv Penindakan Pelanggaran Bawaslu Kabupaten Magelang Fauzan Rofiqun menambahkan hasil klarifikasi Nafa ini akan menjadi bahan pembahasan kedua Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu). “Kami serius mengkaji kasus dugaan pelanggaran kampanye Nafa Urbach dan tim kampanyenya, karena mobil plat merah tidak boleh digunakan untuk kegiatan kampanye sesuai ketentuan UU 7 tahun 2017,” katanya.

 

Dijelaskan juga bawha penggunaan mobil dinas untuk kegiatan kampanye melanggar Pasal 521 juncto Pasal 280 ayat (1) huruf h UU 7 tahun 2017. “Selain itu juga pasal 69 ayat 1 huruf h PKPU 33 tahun 2018 tentang perubahan kedua atas PKPU Nomor 23 Tahun 2018 tentang Kampanye Pemilihan Umum, terutama perihal larangan dalam kampanye serta aturan pemasangan APK dan penyebaran Bahan Kampanye (BK),” pungkasnya. (bsn)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here