Nusyirwan : Harus Dilakukan Percepatan Perbaikan Pascabanjir Bandang

0
62

BNews—GRABAG— Banjir bandang yang melanda Desa Sambungsari dan Desa Citrosono Kecamatan Grabag Kabupaten Magelang merusak sejumlah fasilitas umum dan menewaskan 13 warga. Setelah proses pencarian korban dihentikan, percepatan rekonstruksi pascabencana harus dilakukan.

                Hal itu diungkapkan oleh Anggota DPR RI Nusyirwan Soedjono di sela-sela kunjungan ke lokasi bencana, kemarin. “Hari ini saya hadir bersama sejumlah pejabat di kementrian PU ada pak Dirjen Bina Marga ada juga dari Balai Sungai (BBWS). Supaya ini harus dilakukan percepatan penanganan pascabencana,” kata Nusyirwan.
                Sebagaimana diketahui, banjir bandang melanda dua desa di Kecamatan Grabag, akhir pekan lalu. Delapan rumah hilang serta puluhan lainnya rusak. 13 orang meninggal dunia dalam peristiwa yang tejadi di sore hari ini.
                Menurutnya, kejadian banjir bandang di Kecamatan Grabag ini merupakan bencana yang terdeteksi sebelumnya. Sehingga, kata dia langkah strategis yang terintegrasi antara perbaikan infrasturktur dan menyiapkan bangunan yang aman bagi masyarakat.
                “Kalau perlu dibikin sungai ya sungai akan kita bikin. Tadi dari hasil rapat yang kita gelar dengan kementrian PU beberapa sudah mulai melakukan pemetaan dan perencanaan. Jalannya bagaimana, sungainya seperti apa. Supaya di sini aman,” papar anggota DPR RI Komisi V ini
                Dalam kunjungannya, Nusyirwan mendatangi lokasi banjir di Desa Sambugsari dan Citrosono. Dia juga menyempatkan berdialog dengan masyarakat sekitar bersama Ketua DPRD Kabupaten Magelang Saryan Adi Yanto.
                Nusyirwan juga meninjau sejumlah posko penanggulangan bencana yang didirikan Baguna PDI Perjuangan.  “Saya melihat semangat gotong royong masyarakat relawan di sini sungguh luar biasa,” papar dia.
                Ketua DPRD Kabupaten Magelang Saryan Adi Yanto menilai pemulihan psikologis masyarakat sekitar juga harus segera diupayakan. Terutama bagi kalangan anak-anak di kawasan lokasi terdampak bencana.

                “Korban yang diakibatkan dari banjir bandang ini kan mayoritas juga anak-anak. Tempat belajar mereka juga terdampak bencana ini. Jadi pemulihan pascabencana juga harus fokus pada masyarakat secara personal,” paparnya. (vie)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here