Nyantri di Secang Pelaku Penyerangan Gereja di Sleman Koleksi Video Jihad

0
229
JAHAT : Aksi Suliono saat menyerang Gereja Ludwina di Sleman Jogjakarta, beberapa hari lalu. (foto : Istimewa)

BNews– SECANG– Suliono, 22, Pelaku penyerangan terhadap jamaah Gereja Santa Lidwina Sleman Jogjakarta ternyata tercatat sebagai santri di Pondok Pesantren Sirojul Munir Krincing Secang dan Sirojul Muhklasin Desa Payaman Kecamatan Secang Kabupaten Magelang.

 

Selama nyantri di Pondok Pesantren tersebut, pelaku dikenal memiliki perlaku yang kurang baik. “Dia tinggal sejak 2015 lalu di Magelang. Awalnya di Ponpes Sirojul Munir (Krincing, red). Pindah dari Palu Sulawesi,” kata Ustadz Hanafi, Kepala Ponpes Sirojul Mukhlasin, kemarin.

 

Sejak 2015 di Ponpes Sirojul Munir, pelaku, kata dia, kerap melanggar peraturan Pondok Pesantren. Hingga akhirnya pada Juli 2017 lalu dia dipindahkan ke Ponpes Sirojul Mukhlasin Payaman.

 

“Banyak catatan yang kurang baik. Akhirnya kita baru tahu dari media soal dia menjadi pelaku penyerangan Gereja,” katanya.

 

Menurutnya, Suliono dikenal sering membolos mengaji. Mengoleksi video jihad. “Padahal itu jauh beda dengan doktrin Pesantren. Dia juga tidak memiliki banyak teman,” paparnya.

 

Pihak pondok pesantren sendiri mengaku prihatin atas kejadian itu. Mereka menyerahkan sepenuhnya kepada pihak berwajib untuk menyelesaikan kasusnya sesuai undang-undang. (bn1/bsn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here