Pelaku Pembunuhan Ingin Ziarahi Korbannya

0
81

BNews-MUNGKID– Sidang kasus pembunuhan siswa Taruna Nusantara dengan terdakwa AMR, 16, telah selesai dilakukan selama enam jam hari ini (25/4). Pelaku mengaku sangat menyesal dan ingin melakukan ziarah ke makam Kresna Wahyu Nurochmad rekannya yang telah dia bunuh.
     Hal itu diungkapkan oleh Titik Haryati Komisioner Kesehatan dan Napza Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) yang mngawal proses hukum kasus ini. “Pelaku sudah mengakui semua perbuatannya dan merasa menyesal. anak tersebut juga pingin bertemu orang tua korban ataupun berziarah ke makam korban sebagai bentuk penyesalan dan pengormatan terhadap korban,” katanya.
     Dia menjelaskan bahwa sidang sudah berjalan sesuai prosedur,dari pihak hakim dan jaksa karena ini terdakwanya seoarang anak di bawah umur. “Kondisi anak juga dalam keadaan sehat, banyak bercerita dan lancar dalam menjawab pertanyaan,” katanya.
      “Untuk hak hak anak juga terpenuhi hingga sekarang, KPAI tidak mendampingi namun mengawasi proses berjalanan hukum sampai nanti setelah putusn, anak tersebut juga mengatakan menyesal atas perbuatanya dan siap bertanggung jawab menjalani hukuman,” tegasnya.
     Dalam sidang siang tadi enam saksi dihadirkan. Terdiri dari 5 Pamong SMA Taruna Nusantara dan 1 saksi dari ident kepolisian. Sidang yang berlangsung selama 6 jam ini dengan agenda pembacaan dakwaan, pembacaan Bapas dan mendengarkan saksi. “Dari tim penasehat hukum terdakwa tidak mengajukan pembelaan sehingga agenda langsung ke pembacaan Bapas,” ungkap Kajari Kabupaten Magelang Eko Hening Wardono.
     Karena proses peradilan anak masa penahanan  selama 25 hari, sehingga untuk proses persidangan dilakukan secara maraton.  “Kita akan manfaatkan semaksimal mungkin waktu yang terbatas ini sampai sidang keputusan,” tegasnya.
Dilain kesempatan Humas Pengadilan Negeri Eko Supriyanto menerangkan untuk agenda sidang berikutnya akan mendatangan 13 saksi dari siswa Taruna Nusantara esok hari. ” Saksi 13 siswa sekaligus akan di datangkan besok,dan untuk sidang terbuka saat pengambilan putusan,” katanya. (Bsn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here