Pendaftaran Panwasludes Diperpanjang Hingga Awal Januari 2018

0
507
Panwasludes : Ketua Komisioner Panwascam Dukun Ariyanto masih melayani pendaftar PPL/Panwasludes di tingkat Kecmatan Dukun (28/12)-- ( Foto--bsn)
Panwasludes : Ketua Komisioner Panwascam Dukun Ariyanto masih melayani pendaftar PPL/Panwasludes di tingkat Kecmatan Dukun (28/12)-- ( Foto--bsn)

BNews—MUNGKID— Panitia Pengawas Pemilihan Kabupaten (Panwaskab) Magelang memperpanjang masa pendaftaran dan penerimaan berkas Panwaslu Desa ( Panwasludes ) atau Panitia Pengawas Lapangan (PPL) hingga tanggal 2 Januari 2018. Hal ini karena belumnya terpenuhi quota pendaftar hingga batas minimum di beberapa desa.

 

Perpanjangan pendaftaran ini untuk memberi kesempatan masyarakat berpartisipasi menjadi pengawas pemilu di tingkat desa.

Komisioner Panwaskab Magelang Sumarni Aini Chabibah mengatakan sesuai juknis Bawaslu Jawa Tengah perihal pembentukan Panwaslu Desa, setiap desa minimal ada tiga pendaftar. Kuota ini dimaksudkan agar ada kompetesi sehat dalam seleksi Panwaslu Desa.”Namun hingga pendaftaran ditutup pada Kamis malam 28 Desember 2017 masih ada sejumlah desa yang belum bisa memenuhi kuota minimal tiga,”katanya di kantornya (28/12).

“Kami memperpanjang masa pendaftaran Panwaslu Desa hanya untuk desa yang belum memenuhi kuota saja,” kata Aini.

Aini menambahkan jika disuatu desa sudah memenuhi quota tiga orang pendaftar PPL maka akan ditutup malam ini tepat pukul 24.00 wib. Karena pendaftaran ini sudah dibuka sejak tanggal 23 Desember 2017 hingga 28 Desember 2017.

 “Kendala yang kami lihat kenapa minat masyarakat menjadi pengawas pemilu desa( Panwasludes ) tidak setinggi pada saat seleksi Panwascam karena diantaranya masa pendaftaran yang dilakukan menjelang akhir tahun sehingga banyak tanggal merah,”paparnya.

Sebenarnya animo masyarakat sangat tinggi namun mereka juga terkendala umur. “Banyak peminat masih berusia di bawah 25 tahun, padahal syarat usia minimal adalah 25 tahun,” terang Ainy.

“Banyak juga yang terkendala larangan hubungan pernikahan dengan sesama penyelenggara pemilu,” tegasnya.

Berdasarkan data Panwaskab Magelang hingga Kamis malam jumlah pendaftar adalah Kecamatan Salaman 31 orang, Borobudur 31 orang, Ngluwar (16), Salam (24), Srumbung (28), Dukun (25), Sawangan (18), Muntilan (28), Mungkid (23), Mertoyudan (42), Tempuran (20), Kaliangkrik (39), Kajoran (59), Bandongan (34), Candimulyo (42), Pakis (29), Tegalrejo (39), Ngablak (29), Grabag (38), Secang (50), dan Windusari (53).

Ketua Komisioner Panitia Pengawas Kecamatan Dukun Ariyanto mengatakan bahwa kendalanya dilapangan soal pemahaman masyarakat bahwa Panwasludes (PPL) ditunjuk oleh pemerintah desa sehingga masyarakat pesimis untuk mendaftar.”Banyak masyarakat tahunya PPL itu ditunjuk oleh pihak desa padahal ini dibuka secara umum siapapun bisa mendaftar jika memenuhi syarat administrasi,” katanya.

“Sejauh ini mayoritas peminat adalam aktivis organisasi masyarakat tetapi karena aturan tidak diperbolehkan bagi pengurus ormas untuk menjadi Panwasludes maka hal ini menurunkan minat mereka secara signifikan,”pungkasnya. (bsn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here