Perempuan Pemilih Paling Konsisten dalam Politik

0
66

BNews–TEGALREJO– Ratusan perempuan mengikuti kegiatan pendidikan politik perempuan Kabupaten Magelang di Rumah Makan Diwak Kecamatan Tegalrejo, siang ini. Forum tersebut mengangkat isu keterlibatan aktivitas perempuan di dunia politik untuk memperjuangkan emansipasi wanita.
     Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Magelang Windarti Agustina, Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah Endriyaningsih dan Ketua DPRD Kabupaten Magelang Sariyan Adi Yanto dan Dinas Pemberdayaan Perempuan anak pengendalian penduduk dan KB provinsi Jawa Tengah.
    Wakil Wali Kota Magelang Windarti Agustina mengatakan keterlibatan perempuan di dunia politik masih sangat rendah. Padahal undang-undang sudah mengamanatkan quota perempuan sebesar 30 persen.
    Padahal, katanya, melalui dunia politik perempuan bisa memperjuangkan emansipasinya dengan lebih tersistem. “Kita bisa memperjuangkan hak hak perempuan melalui kebijakan,” katanya.
Ketua DPRD Kabupaten Magelang Saryan Adi Yanto menjelaskan menurut beberapa survei konsistensi pemilih perempuan lebih tinggi dibandingkan pria. “Perempuan adalah pemilih yang paling konsisten karena saya yakin mereka memilih dengan hati,” paparnya.
 Sehingga hal ini seharusnya dimanfaatkan para perempuan untuk maju ke kancah perpolitikan. Dimana perjuangan hak hak asasi perempuan lebih cepat tercapai karena bisa ikut ambil bagian dalam membuat kebijakan.
     “Hampir semua urusan pemerintahan itu juga ada di perempuan, masalah pangan, sandang, kesehatan, pendidikan, pengelolaan keuangan itu sudah diurus oleh perempuan sejak dahulu,” terangnya.
     Untuk itu, dia berharap perempuan tidak selamanya menjadi objek kebijakan tapi menjadi subjek yang ikut andil bagian dalam pemerintahan melalui jalur politik. “Politik itu sama seperti organisasi lainnya yang juga sudah banyak di ikuti kalangan perempuan. Ada PKK, arisan, Fatayat, muslimat, prinsipnya sama berorganisasi,’ terang dia. (bn1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here