Persikama Daftar Liga III dan Mulai Gelar Laitihan Rutin

0
97

BNews–MUNGKID– Kesebelasan Persikama Kabupaten Magelang mulai melakukan latihan rutin pascamundurnya manajer lama Sukardiyono Goodres. Dibawah manajemen baru tim kuning hitam ini kembali menggelar latihan.
Selain itu Tim juga sudah mendaftakan Persikama ke Asprov untuk mengikuti Liga 3 yang akan bergulis bulan depan. Dan sekarang mulai menata kembali tim yang sudah bisa di katakan berserakan.
Latihan perdana langsung dipimpin Pelatihnya, Edy Prayitno didampingi manajer barunya, Rohman di Stadion Gemilang Sabtu (18/3) kemarin. Pada latihan perdana kemarin, diikuti 11 pemain yang enam diantaranya pemain lama.
“Latihan kali ini, ibarat menata kembali tim yang sudah berserakan. Hari pertama diikuti 11 pemain yang enam diantaranya pemain lama. Meliputi Dwi, Hari, Fahrisal, Riky, Suryana dan Kusdianto (Gendut). Untuk saat ini, kami belum akan melakukan seleksi. Kami nunggu hari senin besok (hari ini),” kata Edy disela-sela latihan.
Pihaknya sengaja menunggu latihan ini digelar kembali karena menghormati pemain lama yang kembali dipanggil menyusul perubahan regulasi di Kompetisi Liga 3. Dimana, peserta Liga 3 boleh menyertakan lima pemain diatas 23 tahun keatas.
“Kalau memang hingga senin tidak ada kejelasan, mau bagaimana lagi. Kami akan buka kembali tahapan seleksi. Hanya untuk seleksi ini, sifatnya terbuka terbatas. Artinya, kami akan prioritaskan pemain lokal dahulu. Untuk pemain dari luar, kami akan undang saja,” ungkapnya.
Diakui Edy, untuk saat ini sudah sulit mencari pemain dari luar daerah yang potensial. Pasalnya, pemain bagus sudah pasti telah direkrut tim-tim yang telah melakukan persiapan lebih dahulu.
“Untuk tahap seleksi nanti, kami maksimalkan sampai tanggal 25 maret. Setelah itu, tanggal 26 maret harus sudah tanda tangan kerja. Untuk hal ini, kami sudah sepakat dengan tim manajemen. Tujuan kami, agar pemain memiliki kejelasan dan kami juga tidak ingin ‘mengantung’ mereka (pemain),” jelasnya.
Terkait kebutuhan pemain diskuadnya, diakui yang paling mendesak adalah penjaga gawang. “Hasil evaluasi usai turnamen dirgantara kemarin, penjaga gawang menjadi hal yang utama. Untuk posisi lainnya, sejauh ini kami sudah memiliki gambaran pemain. Kalau pun nanti tidak mendapatkan pemain dari luar, kami akan maksimalkan pemain lokal,” pungkasnya. (bsn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here