Persikama Sukes Taklukkan Persikaba Dua Gol Tanpa Balas

0
63

BNews–MUNGKID– Kesebelasan Persikama berhasil meraih kemenangan di laga keempatnya kompetisi Liga 3 di Stadion Gemilang melawan musuhnya Persikaba Blora. Namun, meski menang meyakinkan dengan skor 2-0 sejumlah pekerjaan rumah masih harus dibenahi oleh tim pelatih.
Dengan kemenangan ini, Persikama kini memperoleh point enam dari empat laga yang sudah dimainkan. Poin itu dari hasil dua kemenangan di kandang dan dua kekalahan di laga tandang.
Menampilkan materi pemain yang sama saat melawan Persab Brebes, pasukan kuning hitam ini langsung mengambil inisiatif menyerang sejak peluit dibunyikan. Namun beberapa kali peluang yang diciptakan Sugeng Efendi dan Anwar Rohman, gagal berbuah gol akibat terburu-buru. Penyeleesaian akhir jadi pekerjaan rumah pertama.
“Penyelesaian akhir kita masih lemah,” kata Pelatih Persikama Edy Prajitno, usai pertandingan.
Menurutnya, seharusnya ada tiga sampai empat gol yang bisa diciptakan dari beberapa peluang matang di depan gawang. “Anak-anak kurang tenang dan masih terburu-buru,” paparnya.
Gol Persikama yang pertama pun lahir bukan dari para penggedornya. Adalah Haryadi, bek kanan yang justru mencatatkan namanya di papan skor. Tendangan melengkungnya menit 36 itu, gagal diantisipasi penjaga gawang Persikaba, Aris Setiawan. Kedudukan 1-0 bertahan hingga babak pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, Pelatih Persikaba, Y Supriyanto melakukan sejumlah pergantian untuk mengejar ketinggalan. Alih-alih menyamakan skor, mereka justru kebobolan lagi melalui Anwar Rohman menit 70. Gol berawal dari serangan balik cepat yang dilakukan Sugeng Efendi dari sisi kanan pertahanan tim tamu.
“Kemenangan ini menjadi modal kami menghadapi putaran kedua nanti. Kami tentu senang, namun tidak boleh terlalu berlebihan dalam merayakan. Masih ada putaran kedua,” kata Manajer Persikama, Rohman.
Sementara Pelatih Persikaba, Y Supriyanto mengaku kecewa dengan hasil tersebut. “Kami kecolongan gol pertama. Untuk gol kedua, lini bertahan kami kehilangan konsentrasi. Di sisi lain, faktor fisik juga menjadi kendala. Anak-anak habis dipertengahan babak kedua. Ini karena kami baru datang pagi tadi (kemarin),” ungkapnya. (bn1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here