PNS Lingkup Pemkab Magelang Dilatih Penanganan Kebakaran

0
146
EWS: Salah satu pegawai Pemkab Magelang saat mempraktekan cara memadamkan api saat terjadi kebakaran (21/1)--(Foto--Istimewa)
EWS: Salah satu pegawai Pemkab Magelang saat mempraktekan cara memadamkan api saat terjadi kebakaran (21/1)--(Foto--Istimewa)

BNews—MUNGKID— Puluhan pegawai perwakilan Dinas di lingkungan Pemkab Magelang mengikuti sosialisasi dan pelatihan penanggulangan kebakarang kemarin (21/1). Kegiatan ini merupakan program Pemkab Magelang melalui Damkar Kabupaten Magelang dan Satpol PP Kabupaten Magelang yang dipimpin langsung oleh Kepala Unit Damkar Kabupaten Magelang Heri Prawoto.

 

Heri Prawoto mengatakan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk meminimalisir korban jiwa maupun kerugian akibat kebakaran. “Di sisi lain agar Aparatur Sipil Negara (ASN), memiliki pengetahuan dasar tentang langkah-langkah pemadaman apabila terjadi kebakaran di gedung-gedung pemerintahan utamanya,” katanya  saat mengisi pelatihan di Ruang Cemerlang kemarin (21/1).

 

Beberapa materi disampaikannya seperti pengetahuan dasar tentang antisipasi kebakaran, termasuk apa yang harus dilakukan pertama kali saat terjadi kebakaran. “Jadi apabila terjadi kebakaran, sangat dilarang keras untuk pergi begitu saja, namun harus tetap tenang dan berusaha untuk mematikan titik api dengan benar. Jadi kami memberikan sosialisasi dasar untuk menangani kebakaran, kemudian praktek penyelamatan diri bila kebakaran tidak bisa diatasi lagi,” paparnya.

 

Perlu diketahui bahwa pelatihan kali ini pun dibagi menjadi dua materi agar peserta dapat benar-benar paham. “Selama empat jam pemaparan materi dan empat jam praktek lapangan, dan kegiatan seperti ini akan kami targetkan di lokasi lain juga,” imbuhnya.

 

Untuk pelatihan praktek, Heri memberikan contoh dan dipraktekan oleh peserta misal terjadi kebakaran di dapur. “Jadi misal terjadi kebakaran yang terjadi atau bermula dari dapur, peserta diharapkan tidak meninggalkan lokasi begitu saja namun harus berani memadamkannya menggunakan kain basar dan ditutupkan di sumber api seperti tungku ataupun kompor yang terbakar,” jelasnya.

 

 

“Hal ini sepele tapi sangat penting sekali. Sering kali hal ini ditinggalkan karena merasa takut. Padahal hal tersebut dapat mengakibatkan kebakaran yang lebih besar lagi apabila tidak segera ditangani dengan benar,” pungkasnya. (bsn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.