Polisi Grebeg Pemakai Sabu di SPBU Armada

0
247
NARKOBA : Kedua tersangka STV dan GDR asal Yogyakarta terbukti membawa sabu dan harus meringkuk di tahanan Polres Magelang (5/7)--Foto--Istimewa)
NARKOBA : Kedua tersangka STV dan GDR asal Yogyakarta terbukti membawa sabu dan harus meringkuk di tahanan Polres Magelang (5/7)--Foto--Istimewa)

BNews—MERTOYUDAN—Satuan unit Narkoba Polres Magelang berhasil mengamankan dua pemuda yang memiliki Narkoba jenis sabu pada hari Minggu kemarin (1/7). Dalam conferensi pers siang ini (5/7) kedua tersangka beserta barang bukti berupa sabu seberat 0,50 gram dihadapkan kedepan awak media.

 

Kasat Narkoba Polres Magelang , AKP Eko Sembodo dalam keterangan persnya mengungkapkan bahwa kronologi penangkapnya yakni pada hari Minggu tanggal 1 Juli 2018 sekitar pukul 08.00 wib di SPBU Armada Mertoyudan. “Mereka mengendari sepeda motor jenis vario dengan nomor polisi AB 3289 MA, saat diintrogasi dan digelah ditemukan satu paket Narkoba jenis sabu yang disimpan dalam plastik dan dibungkus lakban disimpan dalam saku jeket salah satu tersangka,” katanya.

 

Pemuda tersebut yakni dengan inisial STV, 22 warga Tukangan Kelurahan Temanggung Kecamatan Danurejan Kota Yogyakarta namun tinggal di Kampung Pingit Kelurahan Bumijo Kecamatan Jetis Kota Yogyakarta, serta tersangka kedua dengan inisial GDR, 24 warga kampung Budiran,Kelurahan Panembahan Kecamatan Kraton Kota Yogyakarta.

 

“Saat diintrogasi keduanya mengaku mendapat shabu tersebut dengan membeli secara iuran,” imbuhnya.

 

Saat dilakukan penggeledahan disaksikan oleh Karyawan dan Security SPBU.  Selanjutnya pelaku dan barang bukti diamankan ke Mapolres Magelang guna penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

 

Akibat perbuatan mereka terjerat Pasal : 112 ayat (1)  UU RI no 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dimana Setiap orang yg tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai  atau menyediakan Narkotika golongan 1 bukan tanaman, dengan ancaman pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp. 800 juta rupiah paling banyak Rp. 8 Milyar rupiah.

 

AKP Eko Sembodo juga menambahkan, bahwa dari hasil pengakuan tersangka terakhir mengomsumsi narkotika jenis shabu pada hari Minggu tanggal 1 juli 2018 sekitar  pukul 06.00 wib. “Kami akan terus kembangkan temuan ini, karena kami sudah menduga bahwa mereka sudah mempunyai jaringan,” pungkasnya. (bsn)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here