Postingan Media Sosial Ungkap Kasus Kriminal Penggelapan

0
132
BNews-NGLUWAR– Hati hati bagi masyarakat yang berteransaksi jual beli dengan orang yang tidak di kenal, jangan sampai kejadian yang menimpa salah satu warga Ngluwar Magelang terjadi dengan orang lain. Edi Maryanto,34 warga Karangkopeng Wetan Kecamatan Ngluwar menjadi korban penggelapan surat-surat sepeda motornya (16/7).
Surat-surat kendaraan bermotor jenis  vespa model Scooter 150 cc warna biru muda Tahun 1964 Nopol AA-6312-BD berupa BPKB dan STNK nya raib di bawa lari oleh seseorang yang tidak dikenal saat ingin membeli kendaraan tersebut. “ Saat saya menemui tamu lainnya diruangan sebelah,  dan meninggalkan tersangka diruang lainnya beserta surat-surat kendaraan vespa tersebut karena ingin mengeceknya katanya, tetapi tak berselang beberapa menit saya kembali dimana tersangka duduk ternyata sudah tidak ada beserta surat-surat kendaraan vespa antic yang akan saya jual,” kata Edi Maryanto saat memberikan keterangan kepada pihak kepolisian.

“ Saya juga sempat mencarinya dan mengejarnya kea rah Pasar Ngluwar namun tidak ketemu, dan langsung saya laporan ke Polsek Ngluwar, karena saya mengalami penggelapan surat-surat ini kerugian ditafsir 12 juta,” imbuhnya.
Tak berlangsung lama dari laporan tersebut, malamnya tersangka Eko Novi Handoko,41 warga Kecamatan Mlati Kabupaten Sleman Yogyakarta menawari seseorang akan menjual surat-surat kendaraan bermotor tersebut. “ Namun orang ini yang ditawari sempat melihat postingan korban di media social bahwa telah kehilangan surat-surat kendaraan di bawa lari orang tidak dikenal, melihat postingan tersebut dimana surat-surat  yang ditawarkan kepadanya sama dengan yang tersangka tawarkan maka saksi menghubungi korban melalui media social juga untuk informasi tersebut,” ungkap Kapolsek Ngluwar Joko Hero.


Dengan informasi tersebut korban memberi tahu pihak kepolisian Polsek Ngluwar , pada malam harinya (16/7) korban bersama serse Polsek Muntilan menemui seseorang yang memberikan informasi tersebut. “ Dengan informasi saksi tersebut maka kami pancing agartersangka keluar melakukan pertemuan, dan tersangka berhasil di amankan saat melakukan pertemuan di daerah Gondolayu Yogyakarta,” imbuhnya.

“Berikutnya tersangka beserta barang bukti surat-surat kendaraan di amankan ke Polsek Ngluwar untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Akibat perbuatanya tersangka terkena pasal  362 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara atau denda 6 juta rupiah. (BSN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here