Program Satu Desa Satu PAUD Guna Siapkan Generasi Berkualitas

0
206
SEMINAR: Tanti Zaenal Arifin saat mengunjungi salah satu stand PAUD siang tadi di halaman Komplek Setda Magelang (20/12)--(Foto--Istimewa)
SEMINAR: Tanti Zaenal Arifin saat mengunjungi salah satu stand PAUD siang tadi di halaman Komplek Setda Magelang (20/12)--(Foto--Istimewa)

BNews-MUNGKID— Program Satu Desa Satu Paud di Kabupaten Magelang telah tercapai pada tahun 2015 lalu. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Magelang, Haryono siang tadi saat Pembukaan Seminar Nasional dan Pameran Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif (20/12).

 

“Dengan adanya Paud kualitas tumbuh kembang anak usia dini akan berpengaruh dalam kualitas anak di masa depan yang akan datang,” katanya di Pendopo Drh Soepardi Komplek Pemkab Magelang.

 

Hal ini dimana upaya Pemerintah Kabupaten Magelang dalam menyiapkan generasi penerus di Kabupaten Magelang pada masa emas mendatang. Oleh sebab itu kegiatan seminar yang diikuti oleh 125 orang dari berbagai unsur terkait ini diadakan.

 

 

Seminar dengan narasumber Ketua Giga Indonesia Prof Euis Sunarti, Direktur Bina Balita dan Anak, Dra Edi Ratnawati, Psikolog dari RSJ Prof dr Soerojo Magelang dan Arum Widinugraheni. Dalam kesempatan itu pulan dilaksanakan rangkaian launching PAUD HI dengan tema “Mewujudkan Generasi Emas melalui Layanan PAUD HI”.

 

 

Adapun untuk arti dari Holistik Integratif, menurut Haryono, harus ada net working jaringan SKPD terkait, untuk mendukung pengembangan anak usia dini. “Banyak SKPD yang dilibatkan, seperti Dinas Kesehatan, Dinsos PPKB dan PPPA, Disdukcapil, Dispermades, Kepolisian, RSJ dan lain-lain. Sehingga semua unsur turut berkontribusi dalam pendidikan anak usia dini,” paparnya.

 

“Dalam aspek pengembangan anak usia dini hal yang harus dipadukan ada empat unsur holistik integratif yaitu pendidikan, gizi kesehatan, perlindungan dan pengasuhan,” tandasnya.

 

Sementara turut hadir istri Bupati Magelang, Tanti Zaenal Arifin yang menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program Paud holistik nasional. “Bagaimana pun pentingnya program Paud holistik, kebutuhan eksensial atau kebutuhan dasar anak terakomodir,” katanya.

 

“Oleh sebab itu saya mohon semua dukungan terhadap kebijakan pemerintah dalam Paud holistik, guna penguat kerja bersama SKPD terkait, proses regulasinya nanti akan jadi Peraturan Bupati,” pungkasnya. (bsn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here