Proses Pencarian Korban Laka Tambang Dihentikan Karena Cuaca

0
589
LAKA TAMBANG @ Seluruh jenazah korban laka tambang sudah dibawa pulang pihak keluarganya malam ini dari kamar jenazah RSUD Muntilan (18/12)--(Foto--bsn)
LAKA TAMBANG @ Seluruh jenazah korban laka tambang sudah dibawa pulang pihak keluarganya malam ini dari kamar jenazah RSUD Muntilan (18/12)--(Foto--bsn)

BNews—MUNTILAN—Proses pencarian korban laka tambang di tebing longsor cawang ngisor bego pendem Desa Kaliurang Srumbung Magelang dihentikan sementara. Hal ini dikarenakan factor cuaca dan medan yang sulit.

 

“Untuk sementara kita hentikan sambil menunggu laporan jika mungkin ada pihak keluarga merasa kehilangan anggota keluarganya bisa segera melaporkan ke anggota kami,” ungkap Kabagops Polres Magelang Kompol Ngadiso saat diwawancarai Borobudur News di depan Ruang Jenazah RSUD Muntilan mala mini (18/12).

Untuk seluruh korban meninggal dunia sebanyak delapan orang sudah selesai otopsi oleh pihak RSUD Muntilan dan Tim Inafis Polres Magelang.”Semuanya sudah selesai dan kami sudah serahkan kepada pihak perwakilan korban untuk dimakamkan secara adat maupun agama,”imbuhnya.

“Kita dari pihak kepolisian ikut berduka cita atas musibah laka tambang ini dan semoga seluruh pihak keluarga berkenan menerimnya,”paparnya.

Kepala Desa Jumoyo Sungkono selaku perwakilan korban menerangkan bahwa piak keluarga sudah menerima dengan ikhlas dan menganggap semua ini sebuah musibah.”Kamiucapkan kepada seulurh pihak termasuk RSUD Muntilan dan Polres Magelang yang sudah membantu mengurus jenazah korban,”katanya.

“Korban kita anggap mati sahid karena sedang berjuang mencari rezeki untuk keluarganya, dan ini merupakan risiko kami yang setiap harinya berkerja sebagai penambang,”imbuhnya.

Seluruh jenazah dari satu persatu mulai dimasukan di empat ambulance yang sudah disediakan untuk dibawa pulang. Jenazah ini direncanakan langsung dibawa ke masjid kampungnya untuk selanjutnya dishalatkan dan langsung dimakamkan malam ini juga.

Untuk korban luka berat atas nama Royani, 31 warga Jmablangan Bringin Srumbung sudah dirujuk ke RS Sardjito sedangkan Herman, 27 warga Kudusan Tirto Grabag di rawat intensif di RSUD Muntilan. Sedangkan enam luka lainnya dilakukan rawat jalan.(bsn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here