Puluhan Pohon Tumbang Timpa Rumah dan Jaringan Listrik di Magelang

0
208
EWS" Salah satu pohon besar roboh di depan sebuah rumah daerah Magelang sore tadi (24/1)--(Fot0--Istimewa)

BNews—MUNGKID—Hujan lebat disertai angin kencang yang mengguyur wilayah Kabupaten Magelang mengakibatkan puluhan pohon tumbang. Selain menutup akses jalan, sedikitnya tujuh rumah penduduk tercatat rusak hingga menimpa jaringan listrik PLN.

 

Data dari BPBD Kabupaten Magelang yang dihimpun Borobudur News bencana angin kencang hampir merata terjadi di beberapa kecamatan. Sedkikitnya ada 20 titik pohon tumbang terjadi di Kecamatan Salaman, Mungkid, Mertoyudan, Borobudur dan Muntilan.

 

Di Desa Sidomulyo Salaman, pohon tumbang sempat menutup akses jalan Purworejo – Magelang hingga mengenai jaringan listrik PLN. Di Kecamatan Mungkid pohon roboh terjadi di Desa Mendut; Desa Banar, Desa Rambeanak, Desa Pabelan mengakibatkan bangunan rumah rusak ringan.

 

”Kerusakan rumah juga terjadi di Desa Deyangan Kecamatan Mertoyudan akibat tertimpa pohon sengon,” ujar Kepala ujar Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Magelang Edy Susanto sore tadi.

 

Salah satu pemilik rumah, Muklas, 70, mengaku mengalami kerugian akibat rumahnya tertimpa pohon sengon berdiameter 25 sentimeter. Ia mengatakan, hujan lebat disertai angin kencang terjadi sejak pukul 14.00 WIB.

 

”Alhamdulillah tidak ada korban jiwa hanya kerugian material saja tapi kami belum bisa menaksir kerugiannya,” ujar warga Dusun Jangkungan, Desa Deyangan, Mertoyudan.

 

Kembali diutarakan Edy, pohon tumbang juga merusak jaringan listrik milik PLN. Diantaranya terjadi di Dusun Kendal dan Dusun Banar di Desa Rambeanak, Mungkid serta di Dusun Ngaran, Desa Borobudur, Borobudur.

 

”Pohon waru juga tumbang menimpa pipa saluran air bersih PDAM dan menutup badan jalan di Dusun Getan, Desa Donorejo, Mertoyudan. Tapi semua sudah berhasil diatasi,” ujarnya.

 

Ia mengungkapkan, cepatnya penanganan bencana tidak lepas dari koordinasi lintas sektor seperti PLN, Bina Marga provinsi, PDAM, DPU PR TNI-Polri, Satpol PP dan PK, GBM, Bravo, Tagana dan warga di tiga kecamatan.

 

Dirinya menambahkan, masyarakat Kabupaten Magelang diharapkan meningkatkan kewaspadaan utamanya di musim penghujan ini. Selain menghindari area tebing saat hujan lebat juga diharapkan memotong dahan pohon bila dirasa berbahaya.

 

”Hujan deras dengan intensitas tinggi akan terus terjadi dalam beberapa hari ke depan. Mari tingkatkan kewaspadaan karena Kabupaten Magelang berada di daerah rawan bencana,” tutupnya. (han)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.