Ratusan Warga Lereng Menoreh Berbondong Menuju Pegunungan, Ada Apa ?

0
72
POHON : Masyarakat dengan berbusana jawa ramai-ramai menuju perbukitan menoreh (27/11)--(Foto--Istimewa)
POHON : Masyarakat dengan berbusana jawa ramai-ramai menuju perbukitan menoreh (27/11)--(Foto--Istimewa)

BNews—SALAMAN— Ratusan masyarakat dengan mengenakan busana jawa berbondong-bondong menuju perbukitan menoreh pagi tadi (27/11). Mereka melakukan penanaman bibit pohon dalam rangka memperingati Hari Pohon Sedunia yang jatuh pada tanggal 21 November lalu.

 

Kegiatan yang diikuti oleh Forum Masyarakat Peduli Menoreh ini menanam 15 ribu bibit pohon berupa bibit kopi arabika dan buah-buahan. “Ratusan masyarakat dari berbagai komunitas peduli menorah ini dengan balutan pakaian jawa membawa bibit pohon menuju ke lahan kawasan Museum Marmer Indonesia, Dusun Selorejo Desa Ngargoretno, Kecamatan Salaman Kabupaten Magelang,” ungkap Koordinator Forum Masyarakat Peduli Menoreh Kabupaten Magelang, Soim.

 

Soim juga menjelaskan kenapa bibit tanaman kopi yang mereka tanam, dijelaskan bahwa ini sebagai salah satu bentuk upaya mengembalikan masa keemasan tanaman kopi di kawasan Perbukitan Menoreh. “Pada dahulu di wilayah Perbukitan Menoreh, tepatnya Desa Ngargoretno terkenal sebagai sentranya kopi, dan kali ini akan mulai kita bangkitkan kembali,” jelasnya.

 

Sementara Kepala Desa Ngargoretno Dodik Suseno, mengungkapkan bahwa surutnya kejayaan kopi di Menoreh berakhir saat harga beli biji kopi oleh Koperasi sangat rendah. “Kondisi itu memaksa para petani mengganti tanaman kopi mereka dengan pohon industri yang lebih menjanjikan,” katanya.

 

Dulu setelah masyarakat meninggalkan masa emas tersebut sempat terjadi penggundulan, sehingga sering terjadi longsor dan kesulitan air. “Dan mulai saat masih mulai banyak kembali tanaman kopi dan cengkeh di Menoreh sehingga tidak pernah ada kekeringan maupun tanah longsor,” imbuhnya.

 

“Saya harap dengan kegiatan ini mampu meningkatkan perekonomian warga kedepannya dan terpenting untuk meminimalis risiko bencana alam disini,” pungkasnya. (bsn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here