Apel Seribu Relawan Menggema di Lereng Menoreh

0
597
SEKOLAH GUNUNG : 1000 relawan apel kesiapan penghijauan dan bersih gunung di lereng menoreh Salaman Magelang (11/11)--(Foto--bsn)
SEKOLAH GUNUNG : 1000 relawan apel kesiapan penghijauan dan bersih gunung di lereng menoreh Salaman Magelang (11/11)--(Foto--bsn)

BNews—SALAMAN—Gerakan Pengurangan Risiko Bencana “Sekolah Gunung” dimulai dengan digelarnya apel 1000 relawan se Kabupaten Magelang pagi ini (11/11). Apel persiapan di laksankanan dilereng Menoreh yakni di Lapangan Ngargoretno Kecamatan Salaman Magelang dan di lanjutkan bersih gunung dan penghijauan.

 

Acara apel 1000 relawan ini langsung dipimpin oleh Bupati Magelang Zaenal Arifin selaku pembina upacara. Tampak hadir juga Kepala Seksi Mitigasi Non Struktur Pengurangan Resiko Bencana Nasional  (BNBP)  Pratomo Cahyo Nugroho,  Wakil Bupati Magelang M.Zaenal Arifin , Muspida Kab Magelang, Anggota DPRD Kabupaten Magelang, KepalaSKPD terkait,  Rektor UMM Much Eko Widodo, Forkompimcam Salaman, Forkompimcan Borobudur, Forkompimcam Tempuran, Forkompimcam Kajoran, Forkompimcam Kaliangkrik, dan Para Kades se Kec Salaman.

Bupati Magelang Zaenal Arifin menerangkan bahwa secara umum posisi geografis Kabupaten Magelang di kekililingi oleh gunung dan tergolong rawan bencana.”Banyak potensi bencana yang bisa terjadi di wilayah kita antara lain pontensi bencana gunung merapi, tanah longsor, banjir, yang bisa menyebabkan kerugian ekonomi maupun korban jiwa,” katanya.

“Kami menyadari bahwa peran pemerintah daerah masih banyak kekurangan dalam penanganan bencana alam di Magelang maka dari itu dukungan mutal dari Pemerintah Pusat, TNI/POLRI dan para relawan sangat kami perlukan,”imbuhnya.

“Dengan kegiatan ini seperti penghijauan dan bersih gunung setidaknya mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menyesuaikan terhadap lingkungan sehingga dapat memperkecil risiko bencana,” terangnya.

“Saya harap kegiatan seperti ini terus ditingkatkan secara rutin maupun berkala, dan saya berpesan kepada seluruh perangkat desa,keamanan, dan relawan untuk membekali dirinya sebaik mungkin akan ilmu mitigasi bencana sehingga suatu saat nanti sat terjadi bencana bisa menjadi ujung tombak di lapangan,” tegasnya saat mengisi amanat pembina upacara.

Selanjutnya bupati Magelang menyerahkan simbolis bibit tanaman yang akan ditanam para relawan dan tamu undangan. Sebanyak 1000 bibit disiapkan untuk di tanam di enam titik lereng Menoreh yakni di Dusun Sumbersari, Wonokerto, Selorejo, Wonosoko, Tegalombo dan  Karangsari.

Untuk tindak lanjut acara ini besok pada tanggal 17,18,dan 19 Oktober akan dilakukan sosialisasi sekolah Gunung oleh BPBD Kabupaten Magelang. Dan untuk tanggal 20 November 2017 akan diadakan Workshop pembentukan komunitas gunung untuk para relawan. (bsn)

Baca Juga :

Ketikan 1500 Penambang Manual Tanam 10 Ribu Bibit Pohon di Merapi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here