Sebelum Bunuh Diri Pria Mertoyudan Ini Update Status Pamit di FB

0
205
MIRIS: Petugas Polsek Mertoyudan saat melakukan olah TKP kasus bunuh diri dengan cara gantung diri di sebuah gudang sorum di Mertoyudan (26/10)--(Foto--Istimewa)
MIRIS: Petugas Polsek Mertoyudan saat melakukan olah TKP kasus bunuh diri dengan cara gantung diri di sebuah gudang sorum di Mertoyudan (26/10)--(Foto--Istimewa)

BNews—MERTOYUDAN—Seorang pemuda ditemukan tergantung di Gudang Sorum Intan Jaya Mobil Dusun Glagah Desa  Banjarnegoro Kecamatan  Mertoyudan Kabupaten Magelang pagi tadi (26/10). Korban diketahui adalah Hari Bakti Gunawan, 29 warga Jlan Rambutan Raya Desa Kalinegoro Kecamatan Mertoyudan diduga bunuh diri.

 

Kapolsek Mertoyudan AKP Panca Widarsa  dalam keterangan Dumpnya disampaikan bahwa korban ditemukan sekitar pukul 06.30 wib oleh salah satu saksi. “Dari keterangan saksi mata pertama disampaikan kepada petugas Polsek Mertoyudan bahwa saat dirinya akan mengantar anaknya sekolah melihat korban posisi menggantung di dalam gudang berukuran 6 x 3 M menggunakan tali/tambang Plastik ukuran kurang lebih 1 m dalam kondisi terkunci dari dalam,” katanya.

 

Kemudian saksi tersebut  memanggil rekannya dan melaporkan ke Polsek Mertoyudan Polres Magelang. “Petugas jaga kami menerima laporan kejadian bunuh diri ini langsung menuju TKP untuk dilakukan olah TKP dan pemeriksaan medis,” imbuhnya.

 

Dari pemeriksaan petugas ditemukan hasil  bahwa korban menggunakan Kaos Hitam, celana pendek coklat,kondisi Mata midriasis, Lidah menjulur, Terdapat jeratan tali 1, Lebam mayat sekitar 6 – 7 jam, Air mani keluar, Tangan menggenggam, Tidak ada luka di punggung, Meninggal sekitar 8 jam yang lalu.

 

“Untuk lokasi tempat gantung diri  didalam gudang yang terkunci dari dalam dengan Tinggi Blandar sampai lantai 313 CM, Tinggi Blandar sampai kaki 104 Cm,  Tinggi kaki sampai lantai 56cm,  Tidak ada tanda penganiayaan, Disebelah Korban terdapat Tangga yang terbuat dari Galvalum diduga sarana memanjat,” paparnya.

 

Dari hasil penyelidikan petugas lebih lanjut diduga korban  saat ini mengalami depresi dikarenakan masalah rumah tangga. Dan sekitar pukul 22.22 wib sehari sebelumnya sempat mengunggah status di akun Facebook korban dengan kata “AKU PAMIT YA”.

 

“Selanjutnya jenazah korban diserahka kepada pihak keluarga untuk dimakamkan sesuai dengan adat , dan pihak keluarga telah menerima hal ini sebagai musibah,” pungkasnya. (bsn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here