Seorang Pria Ditemukan Gantung Diri di Bekas Kandang Kambing Kaliangkrik

0
177
MIRIS : Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP di bekas kandang kambing dimana seorang pria ditemukan gantung diri di Kaliangkrik (28/10)--(Foto--Istimewa)
MIRIS : Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP di bekas kandang kambing dimana seorang pria ditemukan gantung diri di Kaliangkrik (28/10)--(Foto--Istimewa)

BNews—KALIANGKRIK— Diduga tidak kuat menahan penyakit yang dideritanya, seorang pria ini nekat gantung diri di bekas kandang kambing (28/10). Korban dengan inisial SK, 53 seorang petani di Desa Kebonlegi Kecamatan Kaliangkrik Kabupaten Magelang ditemukan menggantung oleh istrinya sendiri.

 

Kapolsek Kaliangkrik Iptu Sujarwo menerangkan bahwa korban ditemukan oleh istrinya Sunari, 48 sekitar pukul 18.00 wib kemarin. “Dari keterangan saksi yakni istri korban kepada petugas, ketika dirinya pulang dari menonton wayang hendak ke toilet melihat suaminya sudah menggantung di dalam ruangan bekas kandang kambing dibelakang rumah,” katanya.

 

Sontak hal itu membuat istri korban histeris dan berteriak meminta tolong. “Karena teriakan tersebut tetangga korban langsung berdatangan ke lokasi, kemudian melaporkan kejadian gantung diri tersebut ke Polsek Kaliangkrik Polres Magelang,” imbuhnya.

 

Petugas langsung menuju lokasi untuk dilakukan olah TKP dan pemeriksaan medias oleh tim medis Puskesmas Kaliangkrik. “Saat petugas sampai rumahnya korban sudah diturunkan oleh warga dengan cara menggunakan sabit untuk memotong tali yang melilit dileher korban, dan korban dibawa keruang tengah rumahnya,” paparnya.

 

Dari pengakuan Istri korban kepada petugas bahwa sebelum korban gantung diri korban sering mengeluh sakit kepala dan gatal gatal karena alergi serta sering mengeluh sesak nafas dan sering lupa. “Korban ini diketahui sudah 7 hari yang lalu sudah diperiksakan ke bidan desa dan sudah diberi obat,” jelasnya.

 

Dari hasil pemeriksaan medis oleh Dokter Umma Malikarsyada dari Puskesmas Kalingakrik disimpulkan bahwa korban sudah meninggal dunia, tidak ada tanda tanda kekerasan dan penganiayaan. “Setelah dilaksanakan pemeriksaan oleh Dokter jenazah korban kami serahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan, dengan kejadian ini pihak keluarga menerima dengan ikhlas kepergian korban,” pungkasnya. (bsn)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here