Tarian Prajurit Sambut Kedatangan Kapolres Magelang Baru

0
98
POLRES : Proses Payung Pora saat pengambilan Kapolres Magelang yang baru AKBP Yudianto Adhi Nugroho (6/12)--(Foto--bsn)
POLRES : Proses Payung Pora saat pengambilan Kapolres Magelang yang baru AKBP Yudianto Adhi Nugroho (6/12)--(Foto--bsn)

BNews–MUNGKID-Pedang pora dan tarian prajurit Soreng menyambut kedatangan Kapolres Magelang baru pagi ini (6/12). AKBP Yudianto Adhi Nugroho resmi menjabat hari ini di wilayah hukum Kabupaten Magelang.

Dengan didampingi ibu, AKBP Yudianto sampai di Mako Polres Magelang sekitar pukul 09.00 wib. Dia menggantikan posisi Kapolres sebelumnya AKBP Hari Purnomo yang pindah tugas ke Mabes Polri.

AKBP Hari Purnomo yang genap menjabat sebagai Kapolres Magelang selama 14 bulan memang terkenal akan pergaulannya di semua elemen masyarakat cukup dekat. Untuk Kapolres Magelang yang baru, AKBP Yudianto Adhi Nugroho diketahui sebelumnya menjabat Kapolres Jepara.

Payung pora dan penyerahan simbolis kunci mako Polres Magelang oleh Waka Polres Magelang Kompol Eko Mardiyanto menjadi prosesi penyambutan. Selanjutnya di dalam Mako disambut oleh AKBP Hari Purnomo untuk diantarkan ke ruangannya untuk dipaparkan terkait program kerja Polres Magelang yang sudah berjalan.

AKBP Hari Purnomo menyampaikan bahwa ada catatan kami terkait menghadapi tahun politik 2019. “Saya berharap Kapolres Magelang yang baru mampu membawa kedamaian, kesejukan dan suasana di Magelang,” katanya.

Terkait konflik sosial juga tidak bisa dibaikan. “Konflik sosial harus ditangani karena kalau tidak akan menggangu Kamtibmas, Potensi yang ada selama ini adalah konflik antar kampung ,tawuran pelajar, pelajar dengan warga, suporter bola serta pemilu 2019,” imbuhnya.

Kejahatan konvensional yang bersentuhan lansung dengan masyarakat yakni 3 c juga menjadi catatan tersendiri. “3 C tersebut yakni curat curas curanmor ada meskipun tidak tinggi tetep harus diantisipasi karena meresahkan masyarakat sekaligus Kredibilitas petugas dipertaruhkan jika tidak mampu mengatasinya,” paparnya.

AKBP Hari Purnomo juga menambahkan terkait kawasan Magelang masuk area bencana alam Merapi, sebagai petugas Polri juga harus bersinergi. “Lanjutkan sinergitas dengan instansi terkait hal ini,” tandasnya.

Sementara AKBP Yudianto Adhi Nugroho menyampaikan kita akan lebih memahami situasi terbaru di dalam maupun diluar. “Nantinya bersama awak media akan lebih bermitra dan saling mendukung dalam melayani masyarakat melalui informasi,” katanya.

Yudi juga berharap selalu ada masukan saran dan informasi yang diperlukan untuk bersama-sama menjaga kekondusifan wilayah Magelang. “Dalam sebulan depan saya akan lebih ke bersilaturahmi ke Forkompinda dan lainnya,” pungkasnya. (bsn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here