Terus Eksis UPK Borobudur Kelola Dana Bergulir Rp 5,8 M

0
114

       BNews–BOROBUDUR– Kegiatan eks PNPM Mandiri pedesaan di Kabupaten Magelang masih terus berlanjut. Di Borobudur Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Borobudur bahkan kini mengelola dana bergulir Rp 5,8 miliar.
    Pascaberakhirnya program PNPM Mandiri Pedesaan, UPK Borobudur ini fokus pada kegiatan bantuan permodalan dan pinjaman kelompok. Dimana, ada 333 kelompok dengan pemanfaat lebih dari 2000 orang di Kecamatan Borobudur.
Dari program ini, di tahun 2016 kegitan UPK Borobudur surplus diangka Rp 841 juta. Kemudian untuk cadangan resiko Rp60 juta tambahan modal Rp 450 juta dan dana operasional kelembagaan dialokasikan 32.5 % atau sekitar Rp 253 juta.
Operasional kelembagaan ini salah satunya untuk kegiatan Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD). Dimana, tahun 2016 lalu, BKAD memproses verifikasi dan pendanaan untuk desa-desa di Borobudur. “Nilainya bantuan mencapai Rp 89 juta,” kata Sudarto, SAg salah satu anggota BKAD Borobudur.
Dengan diberlakukan UU No.6 tahun 2014 dan berakhirnya PNPM Mandiri Perdesaan, pada tahun 2015, sebagai pengelola dana pinjaman (bergulir). Hal itu tentu tidak mudah dan memiliki banyak tantangan.
“Tantangannya tentu bagaimana kita tetap eksis  d itengah-tengah masyarakat yang selama ini menjadi pemanfaat dari dana bergulir. UPK nantinya juga harus terus mengembangkan modal/menambah surplus bagi UPK itu sendiri. Terlebih dalam peleatarian Aset PNPM mandiri pedesaan,” pungkasnya. (bn1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here