Tim OTT Money Politic dan Botoh Nakal Polres Magelang, ini Tugasnya

0
175
PILKADES : Tim OTT Money Politic dan Botoh Nakal Polres Magelang, siap melancarkan jalannya Pilkades di Kabupaten Magelang (13/10)--(Foto--Polres Magelang)
PILKADES : Tim OTT Money Politic dan Botoh Nakal Polres Magelang, siap melancarkan jalannya Pilkades di Kabupaten Magelang (13/10)--(Foto--Polres Magelang)

BNews—MUNGKID— Minggu 14 Oktober 2018 akan menjadi saksi sejarah lima tahun kedepan di 49 Desa di Kabupaten Magelang. Pasalnya gelaran Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) akan dilaksanakan serentak.

 

Dalam hal ini Polres Magelang membentuk Tim OTT Money Politic dan Botoh Nakal guna mengantisipasi gelaran Pilkades 2018. Tim ini nantinya terdiri dari anggota tertutup dan terbuka yang sudah disebar di 49 Desa.

 

Kapolres Magelang AKBP Hari Purnomo melalui Kasatreskrim AKP Gede Yoga Sanjaya menyampaikan selain bertugas untuk mencegah terjadinya money politic, perjudian (botohan), Tim OTT Money Politic dan Botoh Nakal ini juga betugas untuk mencegah terjadinya intimidasi, dan perusakan sarana pilkades.

 

“Tidak lain tidak bukan hal ini guna mewujudkan Pilkades di wilayah hokum Polres Magelang berjalan, lancar, aman dan kondusif, tidak diciderai oleh hal-hal yang melanggar hukum, khususnya money politic, perjudian, serta intimidasi atau pemaksaan kehendak, dan perusakan sarana Pilkades,” katanya kepada awak media siang ini (13/10).

 

Kasatreskrim juga memberikan himbauan kepada masyarakat, agar tidak takut melaporkan kepada petugas, jika ada pelaku-pelaku money politic, perjudian, dan perbotohan menjelang pelaksanaan Pilkades serentak ini.

 

“Jika menemui hal hal seperti itu langsung saja lapor kepada petugas kepolisian terdekat atau hubungi melalui call center kami di (0293) 788-787, jangan takut pihak keamanan akan selalu melindungi,” imbuhnya.

 

“Sejauh ini kami belum menemukan indikasi hal-hal tersebut, namun Tim tersebut selalu standbay berjaga jika ada praktek praktek sepertu, dan nantinya tetap akan kami tindak tegas sesuai peraturan perundang-undangan,” pungkasnya. (bsn)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here