Warga Temukan Uang Koin Kuno Berlambang VOC

0
1365
VOC : Ratusan koin kuno peninggalan Belanda ditemukan oleh seorang pembuat batu bata di Kecamatan Tempuran Magelang (13/12)--(Foto--istimewa)
VOC : Ratusan koin kuno peninggalan Belanda ditemukan oleh seorang pembuat batu bata di Kecamatan Tempuran Magelang (13/12)--(Foto--istimewa)

BNews—TEMPURAN- Warga Dusun Bowongan, Desa Ringinanom, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang dikejutkan dengan penemuan koin kuno diduga peninggalan Belanda di lahan warga. Ratusan koin kuno berbentuk kepingan uang kuno ditemukan salah satu warga saat menggali lubang untukpembuatan batu bata (13/12).

 

Salah seorang warga disana Khoirunnisa, 25 menerangkan bahwa ratusan keping uang kuno tersebut sejak sebulan yang lalu ditemukan, di salah satu lubang galian batu bata di Dusun Bowongan.”Ada lambang VOC dan tulisan tahun 1759 dan kondisi sudah mengalami penggerusan, dengan warna putih kehijau-hijauan di kedua mata sisi koin,”katanya.

Ratusan koin tersebut ditemukan salah satu pembuat batu bata yakni udin saat menggali lubang untuk mebut batu bata.”Ratusan koin tersebut berada dalam satu wadah berbentuk kendi,”imbuhnya.

“Di Daerah sini sudah sering kok ditemukan uank kuno semacam itu dan kebanyakan sekaran disimpan oleh warga untuk koleksi,” tegasnya.

Khoirunisa menambhakan bahwa tidak hanya uang kuno, beberapa waktu sebelumnya juga pernah ditemukan fragmen arca yang diduga bagian dari candi yang dulu berdiri di wilayah Desa Ringinanom.” Berbekal arca tersebut, rencananya akan dibangunkan candi di lokasi penemuan arca di Desa Ringinanom, namun tidak jadi dilakukan karena sebagian warga yang tidak setuju,” paparnya.

Salah seorang sesepuh desa, Ngatiyah (84), mengatakan tidak mengetahui pasti adanya uang peninggalan VOC tersebut.”Pada zaman dulu memang menjadi kebiasaan warga untuk menyimpan uangnya dengan cara di pendam dalam tanah, kemungkinan itu menjadi salah satu yang terlupakan pada jaman dahulu oleh pemiliknya,” katanya.

“Di sekitar wilayah Kecamatan Tempuran hingga ke Borobudur dulunya banyak tangsi militer dan permukiman warga Belanda jadi wajar saja jika hal ini terjadi,”pungkasnya. (bsn)

Baca Juga :

MAU TAU BERITA SEJARAH LAINNYA ??KLIK

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here