10 Hari PPKM, Kota Magelang Turun Jadi Zona Orange Covid-19

BNews–KOTA MAGELANG– Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kota Magelang sudah berlangsung selama 10 hari, sejak tanggal 11 Januari 2021 diberlakukan. Dan hasilnya tidak mengkhianati proses, kini Kota Magelang turun menjadi zona orange.

Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito mengatakan bahwa kini status Kota Magelang sudah zona orange, dimana sebelumnya zona merah covid-19. “Saya tetap mengingatkan warga agar selalu patuh protokol kesehatan. Cita-cita kita Corona hilang di Kota Magelang,” kata Sigit di sela kegiatan Gowes Pemantauan PPKM di Keluarahan Kedungsari, Kecamatan Magelang Utara, Rabu (20/1/2021).

Ia pun meminta masyarakat untuk melaksanakan ketentuan sampai PPKM berakhir pada 25 Januari 2021. Adapun beberapa ketentuan PPKM yang dimaksud di antaranya, penutupan fasilitas umum, pembatasan jam operasional pusat kuliner dan pusat perbelanjaan; sampai pengaturan jam kerja pegawai di lingkungan Pemkot Magelang maupun perusahaan swasta dan ketentuan lainnya.

“Fasilitas bermain anak ditutup, dancing fountain tidak dinyalakan, pasar hingga kuliner dibatasi, kita prihatin karena banyak yang harus dibatasi. Tapi ini sesaat saja kok hanya dua minggu,” ucapnya.

Melalui kegiatan gowes ini, lanjut Sigit, ia ingin melihat kondisi lapangan secara langsung bagaimana PPKM di wilayahnya. Ia mengunjungi beberapa lokasi yang biasa terjadi kerumunan massa.

Sigit dan beberapa jajaranya menelusuri Jalan DI Panjaitan, Jalan Tentara Pelajar, Alun-Alun Barat, Jalan Pahlawan, Jalan A Yani, Jalan Jeruk, Aula Kelurahan Kramat Selatan, A Yani; RSJ Prof dr Soerojo, Kantor DLH di Sidotopo, Kelurahan Kedungsari, Rindam. Ada juga di Kelurahan Gelangan, Pecinan, Jalan Tidar, Jalan Gatot Subroto, Keluarahan Jurangombo, dan SMPN 7 Kota Magelang.

Sigit melihat sejauh ini PPKM sudah berlangsung baik. Ia pun mengapresiasi Forkompida Kota Magelang dan semua pihak yang telah mendukung dan mengawal pelaksanaan PPKM di lapangan.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Meskipun demikian, pihaknya belum dapat memastikan apakah PPKM akan diperpanjang atau tidak. Pihaknya akan melakukan evaluasi dan merumuskan kebijakan apapun keputusan pemerintah terkait PPKM di Kota Magelang ke depan.

“Semua kita evaluasi, diperpanjang atau tidak, kita tetap akan rumuskan,” tandasnya.

Pada kesempatan itu, Sigit menyerahkan secara simbolis bantuan dari Korpri kepada perwakilan kader TP PKK Kecamatan Magelang Utara, Magelang Tengah dan Magelang Selatan di Aula Kelurahan Kedungsari. Bantuan berupa paket sembako itu masing-masing berisi beras, telur, minyak goreng dan mi instan. (*)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: