19 PDP di Kabupaten Magelang Meninggal Dunia, Mertoyudan Paling Banyak

BNews—MUNGKID— Sebanyak 19 warga Kabupaten Magelang meninggal dunia dengan status pasien dalam pengawasan (PDP). Sementara yang terkonfirmasi positif Covid-19 dan meninggal dunia satu orang.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang Nanda Cahyadi Pribadi mengatakan PDP terkahir yang meninggal dunia adalah warga dari Kecamatan Salam. Dia sebelumnya dirawat di RSUD Sleman.

Pasien dirawat selama satu hari. Meski tidak memiliki riwayat bepergian, pasien tersebut memiliki gejala penyakit mirip Covid-19.

Petugas sudah mengambil sampel swab terhadap pasien. Namun hasilnya belum keluar.

Data dihimpundari tim penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, dari 19 PDP yang meninggal dunia tersebut tersebar hampir di seluruh kecamatan di Kabupaten Magelang. Diantarnya terbanyak ada di KEcamatan Mertoyudan 3 orang, kemudian Secang, 3 orang, Mungkid 2 orang.

Selain itu, ada juga di Ngluwar, Salam, Ngablak, Pakis Bandongan, Kajoran. Kemudian, Kecamatan Grabag Tempuran, Muntilan, Sawangan dan Srumbung masing-masing satu orang.

Sementara jumlah ODP terus menurun, hingga kini tercatat ada 77 orang. Sementara PDP yang dinyatakan sembuh berjumlah 92 orang. Kemudian, untuk konfirmasi kasus positif corona masih tetap 18 orang. Sedangkan PDP tercatat 16 orang.

“Untuk PDP dan terkonfirmasi positif, dirawat di sejumlah rumah sakit. Seperti RSUD Tidar, RST dr Seodjono dan di RSJ Prof Seorojo serta RSUD Muntilan,” kata Nanda.

Nanda menambahkan lima orang terkonfirmasi positif yang sempat hadir di Ijtima Ulama, Gowa, Sulawesi Selatan, kini turut dirawat di rumah sakit. Kelimanya merupakan warga Kecamatan Ngablak, Candimulyo dan Kecamatan Tegalrejo. “Sebelumnya, mereka melakukan isolasi mandiri dengan pengawasan ketat dari petugas kesehatan, namun sejak Senin, 27 April 2020 sudah dipindah ke RSUD Muntilan dan RSJ Soerojo,” tutur dia. (her/wan)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: