2.629 Pengawas TPS Dilantik Serentak di Magelang

BNews—MUNGKID— Sebanyak 2.629 Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) se Kabupaten Magelang dilantik serentak hari ini (4/6) di masing-masing Kecamatan. Mereka dilantik oleh Panitia Pengawas Kecamatan masing-masing sesuai jumlah TPS di Kecamatanya untuk penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah, serta Bupati dan Wakil Bupati Magelang 2018.

 

Ketua Panwaskab Magelang,M.Habib Sholeh menyampaikan bahwa Dengan pelantikan ini, maka mulai hari ini mereka resmi mengemban tugas sebagai penyelenggara pemilu dengan menjadi Pengawas TPS 2018. “Bersama sumpah dan janji yang mereka ucapkan, maka tanggung jawab pengawasan pemilu dan pencegahan pelanggaran melekat dalam setiap denyut nadi, dan tarikan nafas,” katanya.

 

“Saya juga menegaskan bahwa seorang pengawas pemilu harus menjunjung tinggi independensi, serta menjaga netralitas, baik dalam ucapan maupun tindakan. Bagi seorang pengawas pemilu netralitas adalah harga diri dan kehormatan. Kita harus netral sejak dalam pikiran,” imbuhnya.

 

Habib juga menambhakan bahwa tahapan kampanye saat ini memasuki masa krusial. “Selama 23 hari ke depan ada banyak potensi kerawanan berupa penyalahgunaan kegiatan ibadah untuk kampanye, keterlibatan ASN, kades dan perangkat desa dalam kampanye, politik uang, kampanye terselubung melalui zakat, infak, dan sodakoh, kampanye di hari tenang, pelanggaran APK dan bahan kampanye,” imbuhnya.

 

Perlu diketahui bahwa Saat ini, Panwaskab Magelang sedang melakukan mitigasi dan deteksi dini kerawanan pemilu. Kita menyusun peta kerawanan hingga ke level TPS. “Ada tiga variabel dengan 13 indikator TPS rawan. Yakni menyangkut akurasi data pemilih, penggunaan hak pilih, politik uang, netralitas KPPS, pemungutan suara, dan kampanye,” paparnya.

 

“Sedangkan untuk tujuan penyusunan TPS rawan ini adalah untuk memetakan kerawanan sebagai langkah untuk mengurangi potensi kerawanan, menyediakan data analisis untuk menyusun strategi pencegahan pelanggaran dan mengukur tingkat kesiapan pengawas pemilu,” pungkasnya. (bsn)

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: