2 Kali Setubuhi Gadis Dibawah Umur, Pemuda di Magelang Dibekuk Polisi

BNews—MAGELANG— Seorang pemuda berinisial AT (21) warga Kecamatan Bandongan, Kabupaten Magelang harus berurusan dengan polisi. Dirinya diduga telah melakukan tindak pidana pencabulan terhadap gadis dibawah umur, AE (13).

Kapolres Magelang Kota, AKBP Asep Mauludin mengungkapkan, pelaku telah melakukan aksi tak terpuji itu sebanyak dua kali dengan waktu dan lokasi berbeda. Pertama, pada Kamis (24/6/2021) sekira pukul 12.00 WIB di sebuah rumah kosong di Kecamatan Bandongan.

”Awalnya AT ini meminjam HP saksi bernisial FH untuk menghubungi korban melalui pesan Facebook Massanger ‘untuk main’. Kemudian korban di jemput oleh saksi dan akhirnya bertemu dengan AT,” ungkapnya, saat ungkap kasus, di Mako Polres Magelang Kota pada Kamis (12/8/2021).

Kemudian, pelaku, korban dan saksi nongkrong sambil bermain gitar. Tak lama, AT mengajak korban ke sebuah rumah kosong. ”Pelaku mengajak, membujuk dan merayu korban untuk melakukan hubungan badan dengan janji ‘jika terjadi apa-apa dengan korban’ pelaku ini akan bertanggung jawab. Keduanya pun berhubungan layaknya suami istri,” imbuh Asep.

Sementara kejadian kedua, pada Sabtu (26/6/2021) sekira pukul 00.15 WIB di sebuah gubug di tengah sawah di Kecamatan Bandongan. Saat itu, pelaku  menghubungi korban dan kemudian menjemput korban.

”Korban diajak pelaku ke sebuah gubug di tengah sawah yang jauh dari pemukiman. Pelaku mengajak, membujuk dan merayu korban untuk melakukan hubungan badan lagi,” jelas dia.

Download Aplikasi Borobudur News (Klik Disini)

Lebih lanjut, Asep menjelaskan, usai mendapat laporan dan menindaklanjutinya, TIM Unit IV (PPA) melaksanakan penyelidikan dan berkoordinasi dengan Polsek Bandongan dan Babhinkamtibmas. Pada Rabu (30/6/2021) sekira pukul 10.00 WIB, tim berhasil mengidentifikasi pelaku selanjutnya mengamankannya.

”Usai di interogasi lisan, pelaku mengakui perbuatan asusila cabul dan mensetubuhi korban yang masih di bawah umur. Selanjutnya tim mengamankan pelaku ke Polres Magelang Kota,” jelas dia.

Sedangkan barang bukti yang berhasil diamankan, antara lain baju lengan pendek warna biru, cardigan warna coklat muda, celana panjang warna coklat kombinasi abu-abu.

Kemudian BH warna merah, celana dalam warna merah muda, jam perlengan panjang warna ungu muda. 2 jilbab pashmina warna hitam, celana legging warna hitam, baju lengan panjang warna biru, BH warna merah dan celana warna abu-abu.

Untuk mempertanggungjawabkannya, AT dijerat Pasal 81 ayat (1) UU RI No. 17 tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang Undang No. 1 tahun 2016 tentang Perubahan kedua atas UU RI No. 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman kurungan minimal 5 tahun maksimal 15 tahun penjara, didenda paling banyak Rp 5 Miliar.

Diketahui bahwa pelaku ini sudah memiliki istri, mereka telah menikah sekitar 8 bulan. (mta)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: